Kukar Siapkan Kontingen Tangguh Hadapi PEDA Petani Nelayan XI di Kutai Barat Jadi Langkah Strategis Menuju Pentas Nasional di Gorontalo 2026

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan keseriusannya dalam membina petani dan nelayan dengan memberangkatkan 90 peserta utama untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Petani Nelayan XI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kutai Barat, pelepasan kontingen dilakukan Jumat (20/6/2025) di Green House Waduk Panji Sukarame, Tenggarong, oleh Bupati Kukar Edi Damansyah. PEDA kali ini menjadi ajang pembuktian sekaligus pemanasan sebelum para petani dan nelayan Kukar tampil di Pekan Nasional KTNA 2026 di Gorontalo. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, menuturkan bahwa para peserta terdiri dari anggota Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan gapoktan yang selama ini aktif dan berdedikasi dalam kegiatan pembinaan pertanian.

Kita siapkan bukan hanya petani dan nelayan terbaik dari Kukar, tapi juga para pendamping yang siap mengawal mereka. Ini bukan sekadar lomba, tapi investasi semangat untuk pertanian Kukar, ujarnya. Kontingen Kukar dibagi menjadi tiga zona: Zona Pesisir (24 peserta): Marangkayu, Muara Badak, Samboja, Sanga Sanga, Anggana Zona Tengah (27 peserta): Loa Kulu, Loa Janan, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman dan Zona Hulu (15 peserta): Kota Bangun, Muara Wis, Muara Muntai, Kenohan, dan Kembang Janggut Selain peserta utama, turut serta peserta tambahan dan peninjau dari berbagai unsur, termasuk penyuluh pertanian, perangkat daerah, serta pengurus KTNA tingkat kabupaten dan kecamatan.

Taufik menjelaskan, meski sempat direncanakan mengirim hingga 200 orang, keterbatasan anggaran menyebabkan jumlah peserta harus disesuaikan. Anggaran tahun ini sekitar Rp500 juta, dikelola oleh EO. Tapi kita pastikan semua peserta utama terfasilitasi akomodasi dan konsumsi, serta transportasi dengan tiga bus dan kendaraan pendukung lainnya, katanya.

PEDA KTNA XI berlangsung mulai 21 hingga 27 Juni 2025, lengkap dengan agenda pameran dan lomba-lomba antar kabupaten se-Kaltim. Kutai Kartanegara diharapkan bisa kembali unjuk gigi sebagaimana dalam ajang-ajang KTNA sebelumnya di tingkat nasional. Kita ingin PEDA ini jadi tempat belajar bersama dan memperkuat kolaborasi.

Insya Allah, Kukar tetap jadi salah satu kekuatan utama dalam sektor pertanian dan perikanan di Kalimantan Timur, tutup Taufik. (adv/Iam)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo