DUTANARASI.COM – Proses demokrasi di tingkat desa kembali berjalan dengan baik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kali ini, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, sukses menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antarwaktu pada Kamis (14/8/2025), dengan fasilitasi penuh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.
Pemilihan antarwaktu ini dilaksanakan karena kepala desa sebelumnya mengundurkan diri, sementara masa jabatannya masih tersisa lebih dari satu tahun. Berdasarkan peraturan, kondisi tersebut mewajibkan pelaksanaan Pilkades Antarwaktu dengan mekanisme musyawarah desa.
Kabid Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menuturkan bahwa tahapan Pilkades dimulai dari pembentukan panitia oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Panitia kemudian membuka pendaftaran bakal calon kepala desa. Dari empat pendaftar yang memenuhi syarat administrasi, dilakukan seleksi tambahan meliputi pengalaman kerja, pendidikan, usia, domisili, dan tes tertulis. Hasilnya, jumlah calon mengerucut menjadi tiga orang,” jelasnya, pada Jumat (15/08/2025).
Musyawarah desa kemudian dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan masyarakat dari setiap RT dan unsur tokoh setempat. Proses berjalan tertib, dengan sistem voting yang dilakukan secara langsung.
“Calon nomor urut dua, Dirjam, meraih suara terbanyak dan terpilih sebagai Kepala Desa Antarwaktu,” ujar Poino.
Ia menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah penyerahan hasil kepada BPD untuk diteruskan ke Bupati Kukar.
“Dalam waktu maksimal 30 hari, Bupati akan melantik Kepala Desa Antarwaktu yang akan menjabat hingga Desember 2027,” tambahnya.
Menurut Poino, keberhasilan pelaksanaan Pilkades di Manunggal Jaya tidak lepas dari pembinaan yang terus dilakukan oleh DPMD Kukar.
“Kami tidak hanya memfasilitasi secara teknis, tetapi juga memastikan seluruh proses sesuai regulasi agar hasilnya sah dan diterima masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran kepala desa sebagai pelaksana pemerintahan yang selaras dengan visi daerah.
“Visi dan misi Bupati Kukar saat ini adalah Menuju Kutai Kartanegara Kuat, Idaman, dan Terbaik. Maka pemerintahan desa, termasuk di Manunggal Jaya, perlu mengacu pada arah kebijakan tersebut agar programnya terintegrasi,” katanya.
Pilkades Antarwaktu di Manunggal Jaya menjadi contoh keberhasilan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan DPMD Kukar dalam menjaga stabilitas pemerintahan di tingkat akar rumput.
“Inilah bentuk nyata pembinaan kami. Pemerintahan desa yang tertib, demokratis, dan berpihak pada masyarakat adalah kunci menuju Kukar yang kuat dan berdaya,” pungkas Poino penuh optimisme. (Adv/kh)


