Balap Ketinting Meriahkan HUT ke-80 RI di Anggana, Jadi Ajang Silaturahmi Warga Pesisir

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Suara deru mesin perahu ketinting memecah ketenangan perairan Desa Kutai Lama, Sabtu (23/8/2025). Ribuan warga memadati Dermaga Naga Tepian Batu untuk menyaksikan Lomba Balap Ketinting Anggana 2025, yang digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perlombaan ini dibuka secara resmi oleh Camat Anggana, Rendra Abadi.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pengukuhan pengurus Persatuan Olahraga Ketinting (POK) Kecamatan Anggana oleh Ketua POK Kabupaten Kutai Kartanegara, Asdar. Momentum Agustusan harus kita isi dengan semangat kebersamaan dan sportivitas. Saya berharap para peserta menjadikan lomba ini bukan semata adu cepat di sungai, tapi juga sebagai ajang silaturahmi, pesan Rendra dalam sambutannya.

Ajang balap perdana ini diikuti para pembalap dari Anggana maupun luar kecamatan. Panitia membagi perlombaan ke dalam dua kategori: perahu nelayan peserta umum yang berlangsung di hari pertama, serta perahu jarum peserta umum yang dijadwalkan digelar Minggu (24/8). Suasana tepian sungai tampak semarak.

Sorak-sorai warga menggema setiap kali deru mesin ketinting meraung kencang, menambah sengit jalannya persaingan di lintasan air. Bagi penonton, yang menarik bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi juga strategi dan kekompakan para peserta dalam mengendalikan perahu. Kehadiran Forkopimcam Anggana, Anggota DPRD Kukar Dapil III, Kepala Desa Kutai Lama, PJ Kepala Desa Sungai Mariam, serta sejumlah tokoh masyarakat turut memberi warna dalam perhelatan ini.

Rendra menegaskan, lomba balap ketinting bukan hanya hiburan rakyat, melainkan wadah memperkuat persaudaraan masyarakat pesisir. Balap ketinting ini bisa menjadi identitas Anggana sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air di momentum kemerdekaan, ujarnya. Pemerintah Kecamatan Anggana optimistis lomba ini bisa berkembang menjadi agenda tahunan, melahirkan bibit juara baru, dan semakin mempererat ikatan warga di tepian sungai.

(adv/Iam)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo