Wisata Kota Bangun Melesat, Danau Tanjung Serai dan Desa Pela Jadi Primadona

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Dua destinasi wisata di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, kian mencuri perhatian, danau Tanjung Serai dan Desa Wisata Pela kini tumbuh sebagai primadona baru, menawarkan panorama alami sekaligus pengalaman budaya yang autentik bagi wisatawan. Sekretaris Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menegaskan keberhasilan pengembangan dua objek wisata tersebut tidak lepas dari peran aktif Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pengelolaan oleh Pokdarwis telah membawa kedua tempat ini ke tingkat prestasi yang membanggakan, ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Desa Wisata Pela sendiri telah mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih pengakuan nasional pada 2023 serta penghargaan Kalpataru di tahun 2024. Kedua capaian itu menjadi bukti bahwa desa berbasis ekowisata mampu menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dampak ekonomi dari geliat wisata ini juga terasa nyata lara pedagang, pengelola transportasi lokal, hingga pelaku usaha kecil merasakan peningkatan pendapatan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.

Kami berharap tren ini terus berlanjut dan dapat berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kukar, tambah Abdul Karim. Pemerintah daerah, melalui Dinas Pariwisata Kukar, terus mendorong penguatan promosi digital, pendampingan SDM, dan sinergi lintas sektor agar wisata Kota Bangun semakin dikenal luas. "Danau Tanjung Serai dan Desa Wisata Pela ini kita upayakan diproyeksikan bukan hanya menjadi tujuan wisata lokal, tetapi juga destinasi unggulan yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional," tagasnya.

Selain itu, desa-desa lain di wilayah ini juga diajak untuk mengembangkan potensi wisata masing-masing agar tercipta pemerataan manfaat. Jika semua desa berinovasi, Kota Bangun berpotensi menjadi salah satu pusat wisata utama di Kalimantan Timur, pungkasnya.

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo