Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat Rakor PPED 2025

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembentukan dan penguatan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED). Komitmen ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) PPED Tahun 2025 yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, di Aula Martadipura, Kantor Bappeda Kukar, Tenggarong, Kamis (2/10/2025). Rakor yang mengusung tema Kolaborasi Lintas Sektor Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kutai Kartanegara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kukar, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perwakilan asosiasi usaha, para camat, kepala desa, lurah, hingga anggota tim PPED.

Menurut Sekda Sunggono, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 000.4.6/3764/SJ, yang menekankan pentingnya percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Kukar membentuk Tim PPED melalui Keputusan Bupati Nomor 249 Tahun 2025, dengan Sekda Kukar sebagai ketua, Kepala Bappeda sebagai sekretaris, serta anggota dari unsur pemerintah daerah, kejaksaan, kepolisian, TNI, Bank Indonesia, BPS, dan dunia usaha. Tim ini adalah mesin penggerak untuk memastikan Kutai Kartanegara siap berlari kencang, menjadi bagian penting dari lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional, tegas Sunggono.

Ia menjelaskan, tugas utama tim adalah memantau, mengawal, dan melaporkan implementasi sembilan langkah konkret percepatan ekonomi, meliputi percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, pengendalian inflasi dan harga, hingga kemudahan berusaha. Sunggono juga menyoroti pentingnya tiga prinsip utama dalam menjalankan tugas tim, yakni kolaborasi, akurasi, dan inovasi. Pertama, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan lintas sektor dengan menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kerja sama antarinstansi.

Kemudian, akurasi dan kecepatan pelaporan menjadi indikator utama, karena kinerja tim akan dipantau langsung oleh pemerintah pusat melalui portal daring, dan inovasi harus menjadi semangat baru agar program tidak hanya berjalan rutin, tetapi mampu melahirkan terobosan sesuai potensi dan karakteristik daerah. Forum ini bukan hanya ajang koordinasi, tapi juga ruang untuk berbagi data, gagasan, dan solusi. Kita semua harus bergerak dengan semangat yang sama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Kukar yang inklusif dan berkelanjutan, ungkapnya.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa Pemkab Kukar siap memperkuat koordinasi lintas sektor dan berinovasi demi mencapai target pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8 persen sebagaimana diarahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20252029. Menutup arahannya, Sunggono menegaskan bahwa Rakor PPED ini menjadi titik awal langkah bersama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Kukar yang berkualitas. Kita semua punya tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkeadilan, pungkasnya.

(adv/Iam)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo