Musrenbang Samboja Barat Hasilkan 500 Usulan dari 9 Kelurahan dan 1 Desa

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari seluruh kelurahan dan desa di Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menghasilkan ratusan usulan program pembangunan untuk tahun mendatang. Kegiatan ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan wilayahnya. Camat Samboja Barat, Burhanudin, mengungkapkan bahwa jumlah usulan yang diterima mencapai sekitar 500 judul.

Usulan tersebut berasal dari sembilan kelurahan dan satu desa yang berada di wilayah Samboja Barat. Skala prioritas dari kelurahan kami minta minimal lima, tetapi kenyataannya usulan yang masuk sangat banyak. Semua usulan itu wajib diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Kalau dirangkum, totalnya sekitar 500 judul, ujar Burhanudin, Selasa (07/10/2025). Ia menjelaskan bahwa proses Musrenbang menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan riil di tingkat bawah. Melalui forum ini, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi program prioritas yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

Sebagian besar usulan masyarakat, lanjutnya, masih didominasi oleh kebutuhan infrastruktur seperti semenisasi jalan, pembangunan parit, dan fasilitas umum lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur masih menjadi kebutuhan utama masyarakat Samboja Barat. Selain sektor fisik, sejumlah usulan juga diarahkan pada bidang pengembangan sumber daya manusia.

Beberapa di antaranya mencakup pelatihan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kegiatan pemberdayaan PKK, serta penguatan peran Posyandu di tingkat kelurahan. Burhanudin menilai, besarnya jumlah usulan mencerminkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam proses perencanaan pembangunan. Ia berharap, seluruh usulan yang masuk dapat diproses dan dipertimbangkan secara proporsional oleh pemerintah daerah sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada.

Semua aspirasi ini sangat penting, karena lahir langsung dari masyarakat. Kami berharap sebagian besar bisa direalisasikan, meski tetap menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah, pungkasnya. (Adv/kh)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo