Kunjungan DPMD dan BPKAD Kutai Timur ke Kukar.(DPMD Kukar)
DUTANARASI.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi panutan dalam tata kelola pemerintahan desa. Pada Senin (6/10/2025), kedua instansi tersebut menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang ingin mempelajari sistem pengelolaan keuangan desa di Kukar.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama antardaerah sekaligus memperluas penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan desa yang transparan dan efisien.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menjelaskan bahwa rombongan Pemkab Kutai Timur terdiri atas perwakilan dari BPKAD dan DPMD.
“Studi tiru ini difokuskan pada mekanisme penyaluran keuangan desa yang telah diterapkan di Kutai Kartanegara menggunakan aplikasi Sipacar Puda. Sistem ini memudahkan desa dalam mengajukan pencairan dana secara elektronik, tanpa harus datang langsung ke kecamatan atau kabupaten,” jelasnya, Rabu (29/10/2025).
Aplikasi Sipacar Puda (Sistem Informasi Pencairan Keuangan Desa) memang menjadi salah satu inovasi unggulan Kukar dalam mempercepat dan mempermudah penyaluran dana desa.
Melalui sistem digital ini, seluruh proses pencairan dilakukan secara daring dan terintegrasi, sehingga lebih efisien dan minim hambatan administratif.
Poino menuturkan, penerapan sistem tersebut relevan diterapkan di Kutai Timur yang memiliki karakter geografis luas dan banyak desa terpencil.
“Wilayah Kutai Timur memiliki kondisi hampir sama dengan Kukar, ada desa yang jauh dari pusat pemerintahan. Karena itu, penggunaan aplikasi seperti Sipacar Puda sangat sesuai untuk diterapkan di sana,” tambahnya.
Ia menegaskan, DPMD Kukar selalu terbuka untuk berbagi pengetahuan dan inovasi kepada kabupaten lain.
“Kami tentu mendukung upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Tujuannya agar semua proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi,” ujarnya.
Kegiatan studi tiru ini menjadi bukti bahwa Kukar telah menempatkan diri sebagai contoh sukses dalam pengelolaan keuangan desa modern.
Melalui kolaborasi lintas daerah, semangat membangun desa yang maju dan berdaya saing semakin kuat di Kalimantan Timur. (Adv/kh)


