MUARA ANCALONG – Cuaca dan medan yang tidak bersahabat menjadi beberapa kendala yang dihadapi dalam membangun dan merawat infrastruktur di Desa Senambah. Selain ketiadaan aliran listrik dan air bersih dari PDAM, kondisi jalan desa yang rusak berat perlu segera diperbaiki. Hal tersebut diungkapkan Camat Muara Bengkal, Norhadi, dalam pertemuan dengan pemerintah daerah, perwakilan perusahaan, dan elemen masyarakat di ruang rapat Kantor Kecamatan Muara Ancalong,
Pertemuan yang merupakan Rapat Koordinasi Perbaikan Jalan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi. Digelarnya pertemuan dan kehadiran wakil bupati ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Senambah, Ahmad Lamo, menyatakan bahwa cuaca menjadi kendala dalam usaha perbaikan infrastruktur yang ada. Koordinasi yang telah ia lakukan dengan sejumlah perusahaan harus menghadapi hambatan pelaksanaan perbaikan di lapangan. Senada dengan itu, perwakilan Desa Ngayau menyebut bahwa cuaca menyebabkan proyek perbaikan yang sempat dimulai harus terhenti di tengah jalan tanpa kejelasan lanjutan. Sementara itu, masyarakat sangat membutuhkan ketersediaan infrastruktur untuk mobilitas dan distribusi hasil pertanian.
Perwakilan PT. Telen yang hadir menyatakan kesanggupan membantu, hanya menunggu surat permohonan resmi, serta menyampaikan keterbatasan unit logging. Pihak PT. Sinar Mas menyatakan siap menyumbang tiga unit truk untuk mendukung pekerjaan. Sementara itu, PT. Nala melaporkan bahwa alat berat yang pernah digunakan hanya mampu beroperasi selama tujuh hari karena faktor cuaca dan saat ini masih menunggu arahan berikutnya.
Wakil Bupati Mahyunadi secara arif kemudian membagi kesiapan dukungan dari masing-masing perusahaan.
“PT. Nala akan menurunkan satu unit truk dan satu alat berat, PT. Telen akan menurunkan satu unit truk dan satu alat berat di lokasi Kowari, dan PT. Sinar Mas menyumbang tiga unit truk,” tegas Mahyunadi. Dalam rapat tersebut juga disetujui pembentukan tim kecamatan untuk percepatan perbaikan jalan yang bekerja secara fleksibel sesuai dengan kondisi cuaca. (ADV/ProkopimKutim/DN)


