SANGATTA – Ribuan pengendara motor trail memenuhi kawasan Polder Ilham Maulana dalam kegiatan One Day Adventure – Fun Adventure Sangatta yang digelar pada awal November 2025. Kegiatan yang berlangsung selama sehari ini dihadiri anggota komunitas trail dari berbagai daerah dengan total peserta mencapai 1.200 orang.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, disaksikan Wakil Bupati Mahyunadi dan jajaran Forkopimda. Bupati Ardiansyah mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya penjelajahan di jalur ekstrem dan menantang sepanjang 53 kilometer.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengharapkan kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang balapan, melainkan juga sarana bersilaturahmi.
“Semoga acara ini memberikan kebanggaan terhadap Kutai Timur. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang uji adrenalin, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi sekaligus mempromosikan potensi alam kita,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mahyunadi hadir tidak sekadar mendampingi bupati, tetapi juga ikut turun gelanggang memacu motor trailnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa di sela kesibukan, Mahyunadi tetap menekuni hobinya pada olahraga ekstrem.
Ketua Panitia Andi Rafi Rafsanjani menjelaskan bahwa antusiasme yang tinggi membuat panitia harus membatasi jumlah peserta. Langkah ini diambil untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh peserta.
“Peserta kami batasi maksimal 1.200 rider untuk menjaga kelancaran, dan antusiasmenya sangat tinggi. Bahkan, kami mencatat ada peserta yang datang jauh-jauh dari Solo, Jawa Tengah. Ini menunjukkan event Kutim punya daya tarik nasional,” jelasnya.
Kemeriahan di jalur lintasan motor dilengkapi dengan pembagian hadiah di garis finis. Panitia menyiapkan sejumlah hadiah menarik bagi peserta yang beruntung, antara lain hadiah utama berupa satu unit mobil pikap sebagai grand prize, dua unit motor trail KLX 140 cc, serta ratusan doorprize lainnya.
Antusiasme peserta terlihat tidak hanya di lintasan, tetapi juga ketika mereka saling bertemu dan bertegur sapa dengan sesama rider. Selain kenangan di jalur ekstrem, jalinan persahabatan juga terbangun melalui kegiatan ini. (ADV/ProkopimKutim/DN)


