Semangat Rakat Badangsanakan, NKBKT Teguhkan Persatuan Warga Banjar

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


SANGATTA - Jalan keluar dari adanya dualisme kepemimpinan di Kerukunan Keluarga Banjar di Kalimantan Timur menghasilkan berdirinya Naungan Keluarga Banjar Kutim-Kaltim (NKBKT) Takumpulan Rakat Badangsanakan (Berkumpul Rukun Bersaudara). Organisasi ini secara resmi berdiri dengan pengukuhan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, bertempat di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi. Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dalam acara pengukuhan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kehadiran NKBKT.

"Kehadiran NKBKT sangat penting untuk menjaga persatuan dan kekompakan. Modal utama bangsa menjadi besar adalah membangun modal bekerja dan harus kompak," tuturnya. Mahyunadi juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.

Menurutnya, banyak negara pecah seperti di Timur Tengah. Putusnya silaturahmi, politik berkepanjangan, saling fitnah, dan provokasi menjadi penyebabnya. Mahyunadi juga menyampaikan rencana pembangunan rumah sekretariat NKBKT.

Sementara itu, Ketua NKBKT Syahliannor menjelaskan bahwa organisasi ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan organisasi kedaerahan lainnya. NKBKT ini unik karena dilatarbelakangi adanya dualisme kepemimpinan Kerukunan Keluarga Banjar di Kaltim. Beranjak dari hal tersebut, NKBKT berdiri sendiri dan mendaftarkan diri ke hukum yang berlaku," ujarnya.

Menurut Syahliannor, NKBKT akan bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Kehadiran NKBKT untuk mempererat warga Banjar dan suku lainnya, serta menjaga kondusivitas daerah agar tetap terjaga dengan baik. Syahliannor juga menegaskan bahwa NKBKT merupakan manifestasi dari watak Banjar yang cinta damai.

"NKBKT merupakan manifestasi warga Banjar yang tidak mau ribut dan bertengkar. Saya berharap warga Kutim dapat menyambut kehadiran kami. Mari saling menasihati dalam kebaikan dan mendorong pembangunan Kutim," katanya.

Organisasi NKBT diharapkan menjadi simbol dari persaudaran dan cinta damai, mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat. Pengukuhan NKBKT ini diharapkan menjadi momentum penting bagi warga Banjar di Kutim untuk semakin solid dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. Dengan semangat Takumpulan Rakat Badangsanakan, NKBKT siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan kondusivitas di Kutim.

(ADV/ProkopimKutim/DN)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial