Kutim Dorong Puskesmas Ramah Anak Lewat Pelatihan di Balikpapan
Kategory
Advertorial,
16-11-2025 00:00:12
BALIKPAPAN Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk terus mentransformasi layanan kesehatan diwujudkan dengan mendorong program Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP). Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengirim sembilan pengelola puskesmas di Kabupaten Kutim untuk mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas di Balikpapan. Eko Adit Prasetyo, Perencana Ahli Pertama Kementerian PPPA, menyatakan bahwa pemahaman mengenai layanan di puskesmas harus terus diperbaiki.
Kegiatan tersebut melatih peserta untuk memperkuat layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak. Kapasitas pengelola puskesmas harus terus ditingkatkan agar layanan semakin baik. Puskesmas ramah anak bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal sikap dan pemahaman tenaga medis.
Komunikasi yang ramah, lingkungan yang aman, dan partisipasi anak adalah kunci agar puskesmas benar-benar menjadi ruang aman sekaligus pusat edukasi kesehatan bagi anak, ujar Eko. Di akhir pelatihan, panitia mengumumkan enam besar hasil evaluasi administratif Borang Puskesmas Ramah Anak. Keenam puskesmas itu ialah Kaubun, Kombeng, Sangatta Utara, Sepaso, Teluk Lingga, dan Teluk Pandan.
Tahap berikutnya, tim penilai akan melakukan verifikasi faktual sebelum pemenang diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kutim. Dalam pedoman PRAP, terdapat empat komponen utama yang wajib dipenuhi puskesmas, yakni manajemen layanan, tenaga penyedia layanan, fasilitas layanan, serta penyelenggaraan layanan. Hal tersebut mencakup kebijakan perlindungan anak, ruang tunggu ramah anak, layanan kesehatan remaja (PKPR), hingga mekanisme umpan balik dari anak maupun keluarga pasien.
Para tenaga medis mengakui pelatihan telah memberikan pemahaman untuk melibatkan anak sejak awal pelayanan. Menurut Kepala Puskesmas Sangatta Utara, drg. Rina Puspita, PRAP tidak hanya memperbaiki akreditasi puskesmas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan.
Sementara itu, Kepala Bidang Dinas PPPA Kutim Rita Winarni menekankan bahwa pihaknya konsisten mendorong seluruh puskesmas di Kutim mengintegrasikan PRAP. Pada Jumat, 19 September 2025, dinas akan mengirim peserta untuk melakukan studi tiru ke Puskesmas Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, yang telah meraih akreditasi utama. (ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google