KAUBUN – Suasana Desa Cipta Graha, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur (Kutim), semarak dengan digelarnya acara tanam padi yang dilanjutkan dengan tanam perdana. Lebih istimewa lagi, kegiatan tersebut dijalankan dengan teknologi canggih yang membuat pengerjaan lebih efisien.
Panen raya yang dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah ini menggunakan alat panen modern yang merupakan bantuan dari Bank Indonesia (BI). Penggunaan alat canggih tersebut membuat panen padi seluas satu hektare selesai dalam waktu empat jam. Selain itu, padi yang dipanen juga langsung masuk dalam karung sehingga menghemat waktu dan tenaga panen.
Panen juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Dandim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro, Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutim Ery Mulyadi, Anggota DPRD Kutim Ardiansyah, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kutim (DTPHP) Dyah Ratna Ningrum, yang juga bertindak sebagai penyelenggara acara bersama Gapoktan Cipta Graha.
Sementara gerakan tanam perdana juga menggunakan mesin di lahan persawahan Gapoktan Cipta Graha. Mesin canggih yang digunakan membuat penanaman padi seluas satu hektare juga hanya memakan waktu empat jam. Efisiensi waktu dan tenaga ini diharapkan akan mempercepat kerja petani.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani Desa Cipta Graha. Kerja keras mereka mampu menjaga ketahanan pangan daerah. Bupati berharap dengan adanya teknologi pertanian modern, produktivitas dapat meningkat sehingga generasi muda semakin tertarik terjun ke bidang pertanian.
“Kita ingin pertanian Kutim semakin maju, petani semakin sejahtera, dan masyarakat bisa merasakan manfaat dari kemandirian pangan,” ujar Bupati Ardiansyah dengan penuh semangat.
Kegiatan panen dan tanam perdana ini menjadi simbol bahwa pertanian tidak boleh berhenti sehingga stabilitas pangan terjaga. Penggunaan mesin pertanian juga diharapkan meringankan kerja para petani. (ADV/ProkopimKutim/DN)


