Duta Narasi, Kutai Timur – SD 016 Sangatta Utara membuka pendataan beasiswa untuk siswa tidak mampu sebagai langkah strategis untuk menjamin akses pendidikan tanpa diskriminasi.
Sekolah menegaskan bahwa seluruh siswa memiliki hak belajar yang sama, dan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang memperoleh pendidikan dasar.
Pendataan beasiswa dilakukan sejak awal semester agar bantuan dapat segera dialokasikan kepada siswa yang memenuhi kriteria.
Sekolah berkomitmen mengelola program secara transparan dan mengutamakan pemerataan pendidikan bagi semua peserta didik.
Kepala SD 016 Sangatta Utara, Tuty Widayati, menyampaikan bahwa sekolah hadir untuk memastikan pendidikan tetap bisa dinikmati oleh semua anak tanpa terkecuali.
“Kami membuka pendataan beasiswa agar setiap siswa, termasuk yang kurang mampu secara ekonomi, tetap dapat bersekolah dengan nyaman,” katanya.
Ia menekankan bahwa program ini tidak memandang kondisi sosial ekonomi sebagai pembeda dan semua siswa tetap diperlakukan sebagai bagian dari keluarga besar SD 016 Sangatta Utara.
Program beasiswa difokuskan pada siswa kelas 1 dan kelas 2 untuk memastikan masa adaptasi awal mereka berjalan lancar.
Bantuan ini juga menjadi dukungan psikologis agar siswa baru tidak merasa berbeda dengan teman-teman lainnya.
“Kami ingin anak-anak merasa setara dalam lingkungan sekolah serta tidak ada perlakuan berbeda, tidak ada diskriminasi, semua punya hak yang sama dalam mengakses pendidikan,” tambahnya.
Sekolah juga mengimbau orang tua untuk mengikuti prosedur pendataan dengan jujur dan objektif agar bantuan tepat diberikan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan.
Melalui pendataan yang berjalan, SD 016 Sangatta Utara berharap dapat menjadi lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi keadilan, empati, dan kesetaraan dalam penyediaan layanan pendidikan dasar bagi seluruh peserta didik.(ADV)


