Dutanarasi, Kutai Timur – Menjaga kebersihan kawasan seluas Bukit Pelangi bukanlah perkara mudah. Bagian Umum Setkab Kutai Timur mengungkapkan bahwa mereka memiliki tim khusus yang bekerja setiap hari untuk memastikan lingkungan tetap asri dan bebas dari sampah, terutama di area Masjid Agung dan Bukit Pandang.
Para petugas ini memiliki tanggung jawab yang terbagi-bagi secara spesifik. Ada yang bertugas menyapu jalan, memangkas rumput, hingga memastikan taman-taman di sekitar perkantoran tetap hijau dan tertata dengan rapi.
Misbachul Choiro memaparkan jumlah personel yang terlibat, “Total untuk petugas kebersihan untuk kawasan Bukit Pelangi ini sekitar 250-an.”
Para petugas ini berstatus sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) atau buruh harian yang dikelola langsung di bawah naungan Bagian Umum. Keberadaan mereka menjadi tulang punggung dalam menjaga citra Bukit Pelangi sebagai kawasan yang bersih dan nyaman bagi siapa saja yang berkunjung.
Pemerintah juga memastikan bahwa kesejahteraan para pekerja ini diperhatikan. Sistem pengupahan yang diterapkan telah mengikuti standar aturan yang berlaku agar para pekerja tetap bersemangat dalam menjalankan tugas berat mereka di lapangan.
Terkait status dan sistem gaji, ia menyebutkan, “Dia tenaga harian lepas, dibayar dihitung per hari sesuai UMR.”
Selain petugas kebersihan, tim ini juga mencakup pengawas lapangan yang bertugas memantau kinerja di setiap titik kawasan. Dengan koordinasi yang baik, tumpukan sampah atau rumput yang mulai liar dapat segera ditangani tanpa menunggu waktu lama.
Pembagian tugas dilakukan secara mendetail agar tidak ada area yang terlewatkan. “Kalau yang bertugas di pemeliharaan kebersihan ya kebersihan, ada petugas pemotong rumput ya potong rumput,” pungkasnya. (Adv)


