SANGATTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) meresmikan 11 Mal Pelayanan Publik (MPP) secara serentak pada triwulan III tahun 2025 ini. MPP Kabupaten Kutai Timur (Kutim) termasuk menjadi salah satu yang ikut diresmikan oleh Menteri PAN-RB, Rini Widyantini.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini dalam arahannya menekankan prinsip aksesibilitas dan inklusivitas sebagai ruh dari penyelenggaraan MPP.
“Semua masyarakat kita jamin untuk mendapatkan pelayanan. MPP menghadirkan layanan inklusif, aman, dan terhubung melalui berbagai kanal tatap muka, mandiri, bergerak, jarak jauh, maupun digital. Dengan semangat kolaborasi, mari kita wujudkan MPP yang semakin dekat dengan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Otok Kuswandaru, dalam laporannya menyatakan bahwa pembangunan MPP menjadi bagian dari perwujudan Asta Cita Presiden. Asta Cita tersebut berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital yang transparan, inklusif, dan efisien.
“Reformasi pelayanan publik yang berhasil akan menghasilkan layanan yang prima dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kuncinya adalah komitmen, kerja sama, integrasi, serta kualitas kinerja pelayanan,” ujar Otok Kuswandaru.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengikuti acara peresmian secara daring dari Balikpapan. Dalam kesempatan dialog dengan Menteri PAN-RB, Bupati menyampaikan bahwa MPP Kutim menghadirkan 31 instansi dengan total 132 jenis layanan, meliputi 6 instansi vertikal, 2 lembaga pemerintah nonkementerian, 1 instansi provinsi, 1 BUMN, 1 BUMD provinsi, 1 BUMD kabupaten, dan 19 perangkat daerah.
Selain Bupati Ardiansyah, Wakil Bupati Mahyunadi mengikuti acara peluncuran secara daring dari Sangatta, didampingi Kepala DPMPTSP Darsafani, serta jajaran Forkopimda. Peresmian MPP Kutim ini selaras dengan visi daerah “Terwujudnya Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.”
Kehadiran MPP menjadi salah satu instrumen strategis dalam mempercepat reformasi birokrasi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, sekaligus mendorong iklim investasi yang kondusif. Sebagai upaya jangka panjang, Pemkab Kutim tengah membangun gedung permanen MPP berlantai tiga di atas lahan seluas 1,7 hektare. (ADV/ProkopimKutim/DN)


