DPMD Kukar Rayakan Lahiran Inovasi Desa Lewat Penghargaan TTG 2025
Kategory
Advertorial,
19-11-2025 00:00:17
DUTANARASI.COM - Atmosfer bangga menyelimuti Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu (19/11/2025). Setelah berlangsung sejak 20 Oktober, Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Kabupaten 2025 akhirnya ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi panggung lahirnya inovasi dari desa dan kelurahan yang selama ini diam-diam bekerja keras mengembangkan potensi lokal.
Empat kategori dipertandingkan pada TTG tahun ini, mulai dari teknologi tepat guna unggulan, inovasi bidang teknologi, posyantek berprestasi, hingga olahan khas daerah. Masing-masing membawa cerita dan kreativitas tersendiri. Di kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan, Desa Purwajaya dari Kecamatan Loa Janan keluar sebagai juara pertama lewat produk kapsul kunyit hitam.
Sementara Kelurahan Sungai Merdeka dari Samboja Barat menyusul di posisi kedua dengan inovasi pengolahan air bekas galian tambang menjadi air bersih. Pada kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna, Desa Giri Agung dari Kecamatan Sebulu memimpin berkat terobosan pembuatan benih padi lokal unggulan. Posisi berikutnya diisi Kelurahan Sarijaya dengan mesin penggoreng amplang, serta Desa Manunggal Jaya dengan mesin pencacah chopper.
Kategori Posyantek Berprestasi pun tak kalah menarik, Sarijaya kembali mencuri perhatian melalui Sarijaya Bersinar, sementara Bumi Manunggal Jaya dari Desa Manunggal Jaya menempati juara dua. Untuk kategori Olahan Khas Daerah, Kain Salambar dari Kelurahan Salok Api Darat keluar sebagai pemenang pertama. Para juara memperoleh uang pembinaan Rp12 juta untuk juara satu, Rp7,5 juta bagi juara dua, dan Rp5 juta untuk juara tiga, sebuah bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar inovasi mereka terus tumbuh.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bahwa perhelatan TTG tidak berhenti pada ajang kabupaten. Hari ini kami menyerahkan piagam penghargaan dan mengumumkan para pemenang untuk empat kategori TTG. Para pemenang ini akan mewakili Kutai Kartanegara ke lomba tingkat provinsi, tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pembina lapangan yang terlibat sejak proses awal. Arianto menyebut beberapa kecamatan seperti Sebulu, Sanga-Sanga, Samboja Barat, Muara Jawa, dan Tenggarong Seberang tampil menonjol dalam partisipasi tahun ini. DPMD akan memberikan pendampingan lanjutan agar mereka siap bersaing di tingkat provinsi.
Ada hal-hal yang perlu ditingkatkan berdasarkan hasil penilaian. Ini akan menjadi bahan perbaikan, ucapnya. Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa, Asmi Riyandi Elvandar, menegaskan bahwa pembinaan diberikan merata bagi seluruh peserta.
Semua peserta bukan hanya pemenang akan mendapatkan pembinaan hingga 2026, jelasnya. Ia berharap inovasi desa semakin berani tampil, tidak hanya di TTG, tetapi juga ajang seperti Pekan Inovasi Daerah. (Adv/kh)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Kinerja RT Meningkat Tiga Kali Lipat, Pemkab dan DPMD Kukar Pastikan Kenaikan Honor
24-11-2025 00:00:17
Pemkab Kukar Perketat Transparansi Program Rp150 Juta per RT, Warga Diwajibkan Terlibat Langsung
24-11-2025 00:00:17
DPMD Kukar Pastikan Pelaksanaan BLT Dana Desa Masih Sesuai Regulasi Nasional
24-11-2025 00:00:17
DPMD Kukar Apresiasi Inovasi Desa Loa Duri Ilir yang Raih Juara Nasional Ketahanan Pangan
24-11-2025 00:00:17
Dengan Pendampingan DPMD Kukar, PAW Sungai Meriam Sukses Tetapkan Indra Lesmana sebagai Kades
24-11-2025 00:00:17
Kolaborasi Pemprov Kaltim dan DPMD Kukar Perkuat Pemberdayaan Desa Lewat Bantuan Barang?
22-11-2025 00:00:17
Login dengan Facebook
Login dengan Google