Bupati Ardiansyah Serahkan Bantuan dan Resmikan Infrastruktur di Sandaran

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


SANDARAN Sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Kutai Timur (Kutim), Bupati melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sandaran. Di sana, Bupati meresmikan proyek infrastruktur dan menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Selain itu, Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kutim melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di halaman Kantor Camat.

Sebagai dukungan kepada para pelayan masyarakat di tingkat bawah, Bupati Kutim menyerahkan lima unit sepeda motor kepada para Ketua RT di Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran. Dengan dukungan motor dinas tersebut, para Ketua RT dapat melayani warganya dengan lebih optimal. "RT adalah ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat paling bawah.

Dengan adanya kendaraan operasional ini, kami berharap koordinasi dan pelayanan masyarakat bisa berjalan lebih baik," ujar Ardiansyah. Bantuan juga diberikan kepada enam warga Desa Manubar dan Manubar Dalam. Bantuan tersebut merupakan upaya dukungan gizi bagi warga yang kekurangan nutrisi, terutama orang tua dan anak-anak.

"Pemberian nutrisi ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat," jelas Ardiansyah. Perhatian juga diberikan dalam bentuk bantuan kelambu antimalaria kepada Kepala Desa Manubar Dalam. Bantuan tersebut diberikan mengingat kasus malaria yang masih ditemukan di wilayah tersebut.

Kelambu yang diberikan diharapkan dapat membantu pencegahan malaria. "Masih ada laporan kasus malaria di Sandaran, karena itu kami memberikan kelambu untuk melindungi warga dari gigitan nyamuk pembawa penyakit," tutur Ardiansyah. Selain pemberian bantuan, penyuluhan TBC juga dilakukan sebagai langkah memutus penyebaran penyakit ini.

PPTI Kutim yang melaksanakan penyuluhan menekankan agar masyarakat melakukan pemeriksaan untuk memutus mata rantai penularan TBC. Para penderitanya juga diharuskan untuk berobat hingga sembuh. Rangkaian pemberian bantuan tersebut tidak sekadar seremonial, melainkan bentuk perhatian Pemerintah Daerah yang memahami permasalahan di tingkat masyarakat.

Selain itu, kunjungan Bupati juga menunjukkan bahwa beliau tidak hanya menerima laporan, tetapi terjun langsung ke masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/DN)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial