Dutanarasi, Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan menyiapkan pembangunan kawasan terpadu yang dirancang sebagai pusat layanan publik sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Rencana ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah untuk memperkuat struktur ekonomi wilayah.
Kawasan terpadu akan ditempatkan di jalur strategis Poros Sangatta–Bontang agar mudah diakses oleh masyarakat lokal maupun pengguna jalan antarwilayah. Pemerintah kecamatan menilai lokasi ini memiliki potensi ekonomi yang besar.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, menjelaskan bahwa kawasan tersebut dirancang multifungsi.
“Kami ingin satu kawasan yang melayani kebutuhan administrasi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Konsep kawasan terpadu mencakup penyediaan fasilitas pelayanan pemerintahan, sentra UMKM, area perdagangan, serta ruang publik yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi.
Pemerintah kecamatan menargetkan kawasan ini dapat menjadi titik temu antara pelayanan publik dan kegiatan ekonomi, sehingga masyarakat tidak perlu berpindah lokasi untuk mengurus berbagai kebutuhan.
Rusmiati menyebut integrasi layanan dan ekonomi akan meningkatkan efisiensi waktu warga. “Pelayanan lebih dekat, ekonomi bergerak, dan masyarakat diuntungkan,” katanya.
Perencanaan kawasan masih berada pada tahap awal dan akan melibatkan masukan masyarakat serta pemerintah desa agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
Dengan konsep terpadu, Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan berharap kawasan ini mampu mendorong lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan. (ADV)


