Kunjungan DPRD Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan (DPMD Kukar)
DUTANARASI.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu daerah yang banyak dirujuk terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.
Hal itu terlihat dari kunjungan kerja yang dilakukan DPRD Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu di ruang rapat DPMD Kukar. Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga ajang berbagi pengalaman tentang penyelenggaraan Pilkades serentak yang selama ini menjadi fokus penguatan tata kelola oleh Kukar.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa kunjungan dari Kabupaten Luwu merupakan bagian dari tradisi saling belajar antardaerah. Ia menilai bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting, terutama dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan desa yang terus berkembang.
“Kami selalu membiasakan teman-teman dari kabupaten/kota untuk saling berbagi pengalaman. DPRD Kabupaten Luwu datang untuk sharing terkait proses penyelenggaraan Pilkades serentak. Kebetulan Kukar sudah dua kali melaksanakan Pilkades serentak dalam dua tahapan, dan Insya Allah akan kembali dilaksanakan pada 2027,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Dalam pertemuan itu, DPMD Kukar memaparkan pengalaman mereka secara menyeluruh. Tidak hanya pada tahapan Pilkades itu sendiri, tetapi juga regulasi yang menjadi landasannya.
Arianto menjelaskan bahwa pihaknya menyampaikan regulasi lengkap mulai dari peraturan daerah hingga peraturan bupati yang mengatur Pilkades serentak.
“Mereka ingin mengetahui lebih dalam terkait regulasi, mulai dari peraturan daerah hingga peraturan bupati yang mengatur Pilkades serentak. Kami juga menjelaskan bagaimana penganggarannya, kemudian bagaimana proses sosialisasi ke desa-desa, serta evaluasi penyelenggaraan Pilkades sebelumnya,” jelasnya.
Selain itu, DPMD Kukar juga mengelaborasi aturan yang mengatur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), mengingat perannya yang penting dalam proses Pilkades. Penjelasan tersebut menjadi salah satu aspek yang banyak diminati oleh rombongan DPRD Luwu, terutama karena setiap daerah memiliki dinamika berbeda dalam mengatur hubungan kerja antara BPD, pemerintah desa, dan masyarakat.
Arianto menekankan bahwa pengalaman dua kali Pilkades serentak membuat Kukar semakin berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola penyelenggaraan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi nilai yang terus dijaga.
“Kunjungan seperti ini sangat bermanfaat, karena melalui sharing pengalaman, kita bisa saling belajar dan memperkaya perspektif dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa,” pungkasnya.
Kunjungan itu diharapkan memperkuat hubungan antara dua daerah tersebut dan menjadi pintu bagi kolaborasi lanjutan, khususnya dalam peningkatan tata kelola desa.
Melalui berbagai pertukaran pengalaman seperti ini, DPMD Kukar terus menegaskan perannya sebagai daerah yang siap berbagi praktik baik untuk kemajuan desa secara nasional. (Adv/kh)


