SANGATTA – Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga, Kutai Timur (Kutim), tidak akan ditemui lagi antrean pasien yang mengular. Hal tersebut karena sistem pelayanan RSUD Kudungga secara bertahap mulai mengadopsi teknologi digital. Pendaftaran pasien saat ini dilayani melalui mesin yang terhubung secara otomatis dengan jaringan rumah sakit. Untuk pasien yang belum terbiasa, tersedia petugas keamanan dan petugas jaga yang siap membantu. Lima loket pelayanan juga beroperasi secara paralel untuk mempercepat proses pendaftaran.
Dari loket pendaftaran, poliklinik pemeriksaan, hingga apotek tempat pengambilan obat, seluruhnya terkoneksi dalam satu sistem digital. Pasien cukup melakukan pendaftaran secara daring melalui aplikasi Mobile JKN untuk mendapatkan nomor antrean, lalu datang ke bagian rekam medis rumah sakit. Bagi yang belum memiliki aplikasi tersebut, dapat mengunduhnya melalui Playstore atau Appstore, serta memperoleh informasi lebih lanjut melalui nomor informasi resmi 0821-5452-8425.
“Integrasi sistem digital ini kami rancang untuk mempercepat proses pelayanan tanpa mengurangi sentuhan kemanusiaan. Petugas tetap berperan aktif membantu pasien, terutama yang belum terbiasa dengan sistem daring. Prinsip kami adalah pelayanan mudah diakses, cepat ditangani, dan tetap ramah,” tutur Wakil Direktur Pelayanan, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menambahkan.
Inovasi pendaftaran pasien ini merupakan bagian dari pembenahan pelayanan di RSUD Kudungga. Selain itu, kini disediakan WiFi gratis, fasilitas air siap minum, mesin ATM, dan kas bank yang memudahkan urusan administrasi keuangan bagi keluarga pasien.
Fasilitas WiFi gratis merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfoperstik) Kutim, yang memungkinkan pasien dan keluarga tetap terhubung dengan dunia luar tanpa hambatan. Sementara itu, mesin penyedia air siap minum merupakan kontribusi dari Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim.
Inovasi pelayanan di RSUD Kudungga merupakan wujud perhatian terhadap layanan kesehatan dan kebutuhan dasar pengunjung rumah sakit. Hal tersebut menjadi upaya untuk menghadirkan pelayanan rumah sakit yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga nyaman bagi masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/DN)


