TELUK PANDAN – Kelompok Tani Tambak Sari, Kecamatan Teluk Pandan, saat ini mengelola kawasan tambak yang sekaligus menjadi tempat wisata. Beroperasinya tambak wisata ini ditandai dengan peresmian oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyatakan bahwa pengembangan wisata berbasis tambak merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi pesisir. Pemerintah kabupaten, menurutnya, berkomitmen memperbaiki akses jalan menuju kawasan wisata sehingga memudahkan masyarakat dan pengunjung dalam menjangkau lokasi.
“Kita ingin potensi lokal menjadi sumber ekonomi baru bagi warga. Kalau ekonomi rumah tangga kuat, maka ekonomi daerah juga akan tumbuh,” tegasnya.
Selain meresmikan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang didampingi Ketua TP PKK, Ny. Siti Robiah, turut memancing bersama warga yang hadir, lalu mencicipi hasil panen bandeng bakar dan udang vaname segar.
“Rasanya luar biasa, bandengnya segar dan udangnya manis. Kalau wisata seperti ini terus dikembangkan, pasti banyak yang datang berkunjung,” ujarnya.
Di kawasan tambak wisata ini, pengunjung dapat memancing di tambak dengan sistem bayar hasil tangkapan seharga Rp35.000 per kilogram. Meskipun jalan menuju lokasi masih berupa batu kerikil dan agak licin saat hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi.
Setiap akhir pekan, kawasan tambak ramai dipadati keluarga yang mencari hiburan dan pengalaman baru di tengah alam terbuka. Salah satunya Agus, warga Bontang yang kerap datang bersama keluarganya.
“Kalau musim panen, saya hampir selalu ke sini. Biayanya terjangkau, dekat, dan suasananya menyenangkan. Bandengnya bisa langsung dibakar di tempat, rasanya segar dan gurih,” ujar Agus.
Kehadiran wisata tambak ini turut mendorong geliat ekonomi lokal. Warga banyak yang memanfaatkan peluang kehadiran pengunjung dengan berjualan ikan segar, makanan olahan, serta perlengkapan memancing. Hal tersebut menunjukkan bagaimana inovasi rakyat dan pemerintah mampu mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/DN)


