SANGATTA – Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi tampak semarak belum lama ini karena digelar Festival Pemuda Kreatif 2025. Festival yang digerakkan oleh para pemuda kreatif Kutai Timur (Kutim) ini menghadirkan berbagai kegiatan, seperti panggung hiburan musik, pertunjukan seni budaya, dan pameran produk UMKM.
Sebanyak 58 stan UMKM berpartisipasi menjajakan beragam produk, mulai dari kopi kekinian, makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga fesyen lokal. Setiap hari ratusan pengunjung memadati alun-alun untuk menikmati penampilan yang disuguhkan serta produk-produk UMKM.
Pemilik stan kuliner “Kedai Acil Mehong” mengaku sangat senang dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, senang sekali bisa ikut festival ini. Hari pertama memang masih sepi, tapi dua hari terakhir pengunjung membludak. Penjualan jadi meningkat drastis,” ungkap Acil Mehong.
Penjaga stan minuman Teh Tarik Jodi juga merasakan lonjakan penjualan selama acara berlangsung. “Pengunjung yang datang banyak sekali, apalagi malam minggu. Penjualan kami naik dari biasanya. Semoga event seperti ini bisa sering diadakan,” ujarnya.
Festival ditutup oleh Wakil Bupati Mahyunadi yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pengunjung yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. “Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung karena bukan hanya menjadi wadah kreativitas pemuda, tapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen untuk terus hadir dalam mendukung sektor ekonomi kreatif menuju Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.
Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, Festival Pemuda Kreatif 2025 juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kutim. (ADV/ProkopimKutim/DN)


