Belimbur Erau 2026 Berlangsung Meriah dan Tertib, Rendi: Kukar Aman dan Damai
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
27-09-2026 21:44:00
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, usai mengikuti Belimbur Erau 2026.
DUTANARASI.COM – Tradisi Har Belimbur menjadi salah satu rangkaian yang paling dinantikan dalam pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti tradisi menyiram air tersebut dengan suasana yang berlangsung meriah, namun tetap tertib.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengapresiasi pelaksanaan Har Belimbur tahun ini. Ia menilai masyarakat telah menunjukkan kedewasaan dalam menjaga tradisi sekaligus memperhatikan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Hal itu terlihat dari pelaksanaan Har Belimbur yang menurutnya berlangsung tanpa kejadian-kejadian yang tidak diharapkan.
“Yang kami lihat juga sangat positif.
Tidak ada yang menggunakan air kotor, tidak ada perkelahian, tidak ada pelecehan, dan tidak ada kejadian-kejadian seperti yang tidak kita harapkan sebelumnya,” kata Rendi saat menghadiri rangkaian prosesi Mengulur Naga, Beumban dan Begorok di Keraton/Museum Mulawarman, Minggu (27/9/2026).
Menurut Rendi, kondisi tersebut menjadi perkembangan positif dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut masih terdapat sejumlah kejadian yang tidak diharapkan dalam pelaksanaan sebelumnya, termasuk penggunaan air kotor.
Namun, pada Har Belimbur Erau 2026, masyarakat Tenggarong dan Kukar dinilai mampu menunjukkan bahwa tradisi budaya dapat dilaksanakan dengan suasana yang aman dan damai.
“Pada pelaksanaan sebelumnya, penggunaan air kotor dan kejadian-kejadian yang tidak kita harapkan masih banyak terjadi. Namun, hari ini masyarakat Kutai Kartanegara sudah bisa membuktikan, masyarakat Tenggarong juga sudah bisa membuktikan bahwa Kutai Kartanegara aman dan damai,” ujarnya.
Rendi menilai antusiasme masyarakat terhadap Har Belimbur juga sangat tinggi.
Tidak hanya warga Tenggarong dan Kukar, masyarakat dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur turut hadir menyaksikan dan mengikuti kemeriahan rangkaian Erau.
Ia bahkan memperkirakan jumlah masyarakat yang memadati jalur pelaksanaan Har Belimbur mencapai lebih dari 50 ribu orang. Kepadatan tersebut terlihat di sepanjang jalur kegiatan yang disebut mencapai sekitar 6 hingga 7 kilometer.
“Kalau tadi disebut 40 ribu, saya kurang setuju. Menurut saya, lebih dari 50 ribu orang.
Karena sepanjang sekitar 7 kilometer itu penuh dan kondisi jalan sangat padat,” katanya.
Bagi Rendi, tingginya partisipasi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa Har Belimbur masih memiliki daya tarik kuat sebagai bagian dari tradisi Erau Adat Kutai.
Di tengah kemeriahan tersebut, ia berharap masyarakat terus mempertahankan suasana aman dan tertib, sehingga Har Belimbur dapat terus menjadi bagian penting dari perayaan budaya Kutai yang dinikmati masyarakat luas.
Pelaksanaan yang meriah tanpa mengabaikan ketertiban, menurutnya, menjadi modal penting agar tradisi Har Belimbur tetap terjaga sekaligus dapat terus berkembang sebagai bagian dari agenda budaya Kukar. (ADV)
Tags:
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Tak Cuma Berebut Juara, PORSENI GAMKI Kukar Bawa Misi Kolaborasi Olahraga
10 hours ago
Sewa Tenant Arbiz Space Mulai Rp750 Ribu, UMKM Kukar Punya Ruang Tumbuh
10 hours ago
MPP Mini Hadir di 20 Kecamatan, Warga Kukar Bisa Urus Layanan Lebih Dekat
1 day ago
Bukan Sekadar Lari, Easy Run Kejari Kukar Bidik Perputaran Duit UMKM
1 day ago
Kukargo Buka Peluang UMKM Kukar Perluas Pasar, NIB Bisa Menyusul dalam 90 Hari
1 day ago
Pemkab Kukar Percepat Pemulihan Pascakebakaran, Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
08-10-2026 22:52:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google