Mesin Sudah Diuji, Pabrik Pengolahan Rumput Laut Muara Badak Masih Butuh Penyempuranaan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

Plt Kepala Disperindag Kukar, Burhanuddin


DUTANARASI.COM – Fasilitas pengolahan rumput laut di Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus diupayakan untuk dapat segera beroperasi. Sejumlah tahapan pembangunan telah berjalan, termasuk pengadaan mesin yang kini telah tersedia dan sudah dilakukan uji coba.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Burhanuddin, mengatakan kelanjutan pembangunan fasilitas tersebut masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan bukan terhenti sejak pandemi Covid-19, tetapi saat ini terkendala rasionalisasi anggaran.
“Mesinnya sudah ada, bahkan sudah dicoba.

Tinggal beberapa fasilitas pendukung yang masih harus diselesaikan,” ujar Burhanuddin, Sabtu (3/10/2026)
Ia menjelaskan, pada tahun ini sebenarnya terdapat rencana anggaran untuk melanjutkan pekerjaan fisik fasilitas tersebut. Namun, adanya pemangkasan dan rasionalisasi anggaran membuat sejumlah pekerjaan belum dapat dilaksanakan.
Salah satu pekerjaan yang masih diperlukan adalah penyesuaian lantai agar dapat menunjang pengoperasian mesin. Kondisi lantai saat ini masih berupa lantai biasa sehingga perlu diperbaiki sesuai kebutuhan fasilitas pengolahan.
Burhanuddin memperkirakan masih diperlukan anggaran sekitar Rp10 miliar agar fasilitas tersebut dapat beroperasi secara keseluruhan.

Anggaran itu mencakup berbagai fasilitas pendukung yang berada di sekitar pabrik.
“Kalau mau dioperasikan, mungkin masih sekitar Rp10 miliar dengan fasilitas semua yang ada di sekitarnya,” katanya.
Meski demikian, Burhanuddin optimistis fasilitas tersebut dapat dilanjutkan apabila dukungan anggaran kembali tersedia. Pihaknya berharap pada tahun depan terdapat alokasi anggaran sehingga pekerjaan yang tertunda dapat kembali dilaksanakan.
Dengan mesin yang telah tersedia dan diuji coba, penyelesaian fasilitas pendukung menjadi tahapan penting agar pabrik pengolahan rumput laut di Muara Badak dapat dimanfaatkan secara optimal. (ADV)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Kutai Kartanegara