Persiapan MTQ Provinsi Tembus 80 Persen, Kukar Masih Evaluasi Lokasi Lomba

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

Sekda Kukar, Sunggono, menjelaskan progres persiapan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang telah mencapai lebih dari 80 persen, dengan evaluasi lanjutan pada lokasi perlombaan, penataan UMKM, dan kesiapan akomodasi peserta.


DUTANARASI.COM – Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diperkirakan telah melampaui 80 persen. Meski demikian, sejumlah kebutuhan teknis masih dievaluasi, mulai dari lokasi perlombaan hingga penataan kawasan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan rencana yang telah disusun tetap sesuai dengan perkembangan di lapangan. Setiap bidang diminta menyampaikan laporan sekaligus mengidentifikasi potensi kendala sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Hari ini kami kembali melakukan evaluasi dengan mendengarkan laporan dari seluruh bidang dan ketua yang bertanggung jawab terhadap progres rencana pelaksanaan MTQ Provinsi,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, evaluasi tidak hanya membahas capaian pekerjaan, tetapi juga mencakup mitigasi risiko terhadap rencana yang sebelumnya telah disepakati.

Langkah tersebut diperlukan karena sejumlah kebutuhan masih memungkinkan mengalami perubahan.

Salah satu pembahasan menyangkut lokasi kegiatan UMKM. Area di samping Kantor Bupati Kukar yang sebelumnya direncanakan menjadi lokasi kegiatan kini dipertimbangkan untuk dipindahkan ke kawasan Arbis.

“Lokasi kegiatan UMKM yang semula direncanakan berada di samping kantor bupati, sekarang dipertimbangkan untuk dipindahkan ke Arbis karena tempat tersebut juga menampung pelaku UMKM,” jelasnya.

Selain lokasi UMKM, panitia turut mengevaluasi rencana penggunaan lantai tiga gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai alternatif arena perlombaan. Ruangan tersebut memiliki fasilitas pertemuan, tetapi berpotensi digunakan oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Desember mendatang.

Kondisi itu membuat panitia perlu mempertimbangkan kembali pemanfaatan ruangan agar agenda MTQ tidak berbenturan dengan kegiatan lainnya.

“Karena itu, pertemuan hari ini bertujuan menyamakan persepsi, menggali informasi dari setiap bidang, serta menyesuaikan rencana dengan perkembangan yang ada,” katanya.

Setelah evaluasi internal, perkembangan persiapan akan dipresentasikan kembali kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Sebelum itu, laporan resmi juga akan disampaikan kepada Bupati Kukar untuk mendapatkan peninjauan dan penyelarasan lebih lanjut.

Sunggono menyebutkan, komunikasi mengenai progres kegiatan sebenarnya telah dilakukan secara berkala. Namun, laporan resmi tetap diperlukan untuk memastikan setiap tahapan persiapan dapat ditinjau secara menyeluruh.

Dari sisi kepesertaan, jumlah peserta dan pihak yang terlibat diperkirakan mendekati 1.200 orang. Angka tersebut masih sementara karena proses pendataan belum sepenuhnya selesai.

“Jumlah keseluruhan peserta masih dapat berubah karena beberapa alternatif keikutsertaan peserta masih dipertimbangkan,” ungkapnya.

Pendaftaran direncanakan berlangsung secara daring, sedangkan daftar ulang dilakukan secara langsung di lokasi yang telah ditentukan.

Panitia juga telah mengidentifikasi sejumlah alternatif penginapan, mulai dari hotel hingga guesthouse di Tenggarong dan sekitarnya.

Menurut Sunggono, kesiapan akomodasi menjadi bagian penting dari pelayanan terhadap peserta yang datang dari berbagai daerah. Penyesuaian kebutuhan penginapan akan dilakukan mengikuti jumlah peserta yang telah terkonfirmasi.

Dengan persiapan yang terus dievaluasi, Kukar berupaya memastikan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi dapat berjalan sesuai rencana. Bagi daerah, kegiatan ini bukan hanya menyangkut kelancaran perlombaan, tetapi juga kesiapan memberikan pelayanan kepada tamu serta membuka kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk terlibat.

(ADV)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

Kutai Kartanegara

Kategory terkait