Camat Sebulu, Edy Fachruddin.
DUTANARASI.COM – Selain masalah permodalan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan utama dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Camat Sebulu, Edy Fachruddin, mengatakan pemerintah telah menyediakan berbagai program pelatihan bagi pelaku UMKM, namun belum seluruhnya dimanfaatkan dengan optimal.
“Beberapa peserta merasa kurang nyaman, sehingga tidak menyelesaikan pelatihan sampai tuntas. Ini juga jadi evaluasi kami,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Menurut Edy, pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola manajemen, pemasaran, dan inovasi produk. Namun tingkat partisipasi yang belum maksimal menjadi kendala dalam mencetak wirausaha yang tangguh dan kompetitif.
“Kami ingin pelaku usaha lebih serius mengikuti pelatihan karena manfaatnya besar untuk pengembangan usaha mereka,” katanya.
Edy menjelaskan, pihaknya bersama Forum Kemitraan Pemerintah (FKP) terus berupaya mendorong pelaku UMKM agar aktif memanfaatkan setiap kesempatan pembinaan dari pemerintah daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pelaku usaha memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Ia menilai, peningkatan kapasitas SDM bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal pola pikir wirausaha.
“Kita ingin mereka lebih kreatif dan percaya diri dalam memasarkan produk lokal yang punya nilai jual tinggi,” jelasnya.
Selain pelatihan, pemerintah juga berupaya memperluas akses promosi dan digitalisasi bagi pelaku UMKM. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses transformasi usaha dari skala kecil menuju menengah.
“Kami yakin, dengan peningkatan kompetensi SDM dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, UMKM Sebulu akan menjadi tulang punggung ekonomi kecamatan,” pungkasnya. (Adv/kh)


