BENGALON – Peran pariwisata dalam menggerakkan potensi ekonomi kerakyatan disadari oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, karenanya setiap kegiatan pariwisata akan mendapatkan dukungan penuh. Salah satu dukungan diperlihatkan dengan kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam Festival Tanjung Bahari 2025, yang digelar di Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon.
Festival ini dibuka secara langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, didampingi oleh sejumlah pejabat daerah. Di antara yang hadir adalah Kepala BPBD Kutim Sulastin, Kepala BKPSDM Misliansyah, Kadispora Basuki Isnawan, Sekretaris Dinas Pariwisata Tirah Satriani, serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam.
Bupati Ardiansyah dalam sambutannya menegaskan peran strategis kegiatan tersebut. Pariwisata menjadi modal besar untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan sekaligus menumbuhkan kreativitas masyarakat di bidang kuliner, kerajinan, seni, hingga ekonomi kreatif lainnya. Dari festival seperti ini, akan lahir ide-ide kreatif yang memberi manfaat nyata bagi warga.
“Melalui sektor pariwisata, kita tidak hanya menghadirkan hiburan atau destinasi kunjungan, tetapi juga membuka ruang bagi berkembangnya ekonomi kerakyatan. Di dalamnya ada potensi kuliner, kerajinan tangan, pertanian, perikanan, hingga beragam produk ekonomi kreatif yang lahir dari masyarakat,” sebutnya.
Kegiatan seperti Festival Tanjung Bahari ini diharapkan diselenggarakan secara rutin, sehingga mampu menjadi wadah dan memotivasi kreativitas masyarakat.
“Di sinilah kuliner khas kita dapat dikenal, produk UMKM ditampilkan, seni budaya dilestarikan, serta ide-ide kreatif lahir untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman terbaik bagi para pengunjung,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Tirah Satriani, yang mewakili Kepala Dinas Nurullah karena sakit, menyatakan Festival Tanjung Bahari sebagai bagian dari 50 program unggulan Pemkab Kutim.
“Festival ini sudah masuk tahun kedua dan mulai dikenal masyarakat luas. Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berkembang agar potensi wisata pesisir Muara Bengalon semakin dikenal,” jelasnya.
Festival Tanjung Bahari 2025 dimeriahkan berbagai lomba, mulai dari mancing, ketinting hias, kapal hias, kuliner, tari, nyanyi dangdut, domino, hingga lomba stand. Kemeriahan yang terbangun menjadi hiburan masyarakat sekaligus memperlihatkan potensi pariwisata. (ADV/ProkopimKutim/DN)


