SANGATTA – Pengenalan ibadah haji atau manasik haji yang diikuti para siswa dari empat puluh sembilan lembaga pendidikan anak usia dini, termasuk TK, RA, dan SPS di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, tercatat memecahkan rekor peserta terbanyak di tingkat kecamatan. Menurut panitia dari Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia, tercatat tiga ribu lima ratus siswa mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut perwakilan panitia, Elvyana Susanti, jumlah peserta pada tahun ini meningkat secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Angka 3.500 siswa ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dan masif dibandingkan data partisipasi Manasik Haji di lokasi yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan di Tahun 2024, partisipasi tercatat mencapai 2.639 siswa. Tahun 2023, partisipasi tercatat sekitar 2.285 siswa,” sebutnya.
Elvyana Susanti menjelaskan bahwa suksesnya manasik akbar yang dilaksanakan di Lapangan Ka’bah Masjid Agung Al Faruq itu merupakan bukti solidnya sinergi dan komitmen.
“Kegiatan sebesar ini membutuhkan koordinasi yang luar biasa. Kami didukung oleh 350 guru pendamping yang secara sukarela memastikan 3.500 calon jemaah haji kecil ini menjalankan manasik dengan tertib dan gembira,” jelasnya.
Bunda PAUD Kutai Timur, Siti Robiah Ardiansyah, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Saya senang dengan semangat orang tua dalam mendukung anaknya mengikuti pendidikan dini. Apresiasi juga untuk Bindra PAUD dan IGTKI atas dukungan mereka terhadap program Pemkab, termasuk kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari jenjang PAUD,” ujar Siti Robiah.
Dalam kegiatan itu, para guru pendamping bertindak sebagai koordinator lapangan di area maket Ka’bah dan lintasan sai. Mereka memastikan seluruh siswa memahami rukun haji, mulai dari niat, mengenakan ihram, tawaf, sampai sai dengan penuh keceriaan.
Tingginya partisipasi pengenalan manasik haji ini menunjukkan keseriusan Kutai Timur dalam menanamkan nilai keagamaan sejak usia dini. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga memberikan beasiswa miliaran rupiah melalui Beasiswa Hafiz dan Program Ummi. (ADV/ProkopimKutim/DN)


