Kegiatan Fasilitasi Penjaringan Perangkat Desa Semangko dan Loa Duri Ilir.(DPMD Kukar)
DUTANARASI.COM – Semangat pembaruan di tingkat desa terus digelorakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui kegiatan penjaringan perangkat desa yang difasilitasi DPMD untuk Desa Semangko di Kecamatan Marangkayu dan Desa Loa Duri Ilir di Kecamatan Loa Janan, proses regenerasi aparatur desa kini dilakukan secara lebih terbuka dan berbasis teknologi.
Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (28/10/2025) di ruang rapat DPMD Kukar ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat pelayanan publik di tingkat desa. Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menuturkan bahwa tahapan seleksi telah mengacu sepenuhnya pada Peraturan Bupati dan regulasi di atasnya.
“Proses peningkatan dan pemberhentian perangkat desa harus melalui tahapan yang jelas, mulai dari penjaringan dan pendaftaran oleh panitia di tingkat desa,” ujarnya.
Menurut Poino, setiap posisi perangkat desa yang kosong harus diisi melalui kompetisi sehat, minimal diikuti dua calon peserta. Setelah penjaringan di tingkat desa, peserta akan mengikuti tes tertulis secara daring menggunakan Google Form.
“Metode online ini memberi kesempatan yang adil bagi seluruh peserta dan menjaga objektivitas. Kami di DPMD hanya melakukan validasi soal, sedangkan pelaksanaannya sepenuhnya dilakukan panitia di desa,” terangnya.
Hasil ujian diketahui secara langsung usai peserta menyelesaikan tes. Nilai tersebut kemudian dilaporkan ke kepala desa dan camat untuk diteruskan ke DPMD dan Bupati Kukar guna memperoleh rekomendasi.
“Kami memastikan seluruh proses berlangsung tepat waktu. Batas waktu di kecamatan tujuh hari, dan rekomendasi bupati keluar paling lambat 20 hari setelah berkas diterima,” jelasnya.
Poino berharap penjaringan ini dapat melahirkan perangkat desa yang tidak hanya cakap secara administrasi, tetapi juga memiliki semangat melayani masyarakat.
“Dengan adanya perangkat baru yang berkompeten, kinerja pemerintahan desa akan semakin optimal dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (Adv/kh)


