Bangun Budaya Antikorupsi, 108 CPNS Kutim Ikuti Sosialisasi dari Inspektorat
Kategory
Advertorial,
15-11-2025 00:00:11
SANGATTA Sebanyak 108 CPNS di lingkungan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengikuti sosialisasi nilai-nilai antikorupsi yang diselenggarakan oleh Inspektorat Wilayah (Itwil). Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal mereka dalam melayani masyarakat dengan jujur, penuh tanggung jawab, dan sesuai dengan visi pemerintahan bersih dan transparan di Kabupaten Kutim. Sosialisasi dilaksanakan di Ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim dengan mengusung tema "Pentingnya Integritas ASN untuk Membangun Budaya Kerja Antikorupsi".
Untuk efektivitas, sosialisasi dibagi menjadi dua sesi, dengan total peserta 54 disetiap sesinya. Seluruh sesi diskusi sosialisasi dimoderatori dengan apik oleh Antonius Kurniawan Dewanto dan diisi oleh empat pemateri. Pemateri pertama, Hendry Eryk Setiawan, memaparkan materi tentang nilai-nilai integritas ASN.
Pemateri kedua, Emi Rusmawati, menjelaskan mengenai dampak korupsi yang merusak, tidak hanya pada keuangan negara, tetapi juga pada moral dan tatanan sosial. Sementara itu, pemateri ketiga, Nanda Fachdinannur, memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang tujuan menciptakan sistem yang kebal terhadap tindakan koruptif. Pemateri keempat, Renny Julinda, memutar film tentang korupsi yang menggambarkan realitas dan konsekuensi dari tindakan tersebut.
Film ini memicu diskusi hangat dan interaktif antara peserta dan narasumber. Sudirman Latif selaku Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim turut hadir dan memberikan arahan penting. Dalam sambutannya, ia menekankan agar para CPNS dapat menjadi agen perubahan.
"Para CPNS yang hadir hari ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Anda semua harus memiliki integritas dan budaya antikorupsi yang kuat sejak dini. Jaga marwah sebagai abdi negara dengan menjauhi segala bentuk praktik korupsi," tegas Sudirman.
Sosialisasi ini penting karena menyiapkan aparatur pemerintahan yang berintegritas dan antikorupsi perlu dilakukan sejak dini, tidak hanya ketika ia sudah menjadi aparatur sipil negara. Nilai integritas yang ditanamkan akan mengarahkan CPNS untuk bertindak secara konsisten dan teguh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur serta prinsip hidup yang dijunjungnya. (ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google