Bawaslu Kaltim telusuri dugaan pelanggaran netralitas selama kampanye
Kategory
Politik,
13-10-2024 00:00:21
DUTANARASI.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Timur menelusuri adanya dugaan pelanggaran netralitas hingga kampanye pada fasilitas pemerintah selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. "Pada pekan pertama tahapan kampanye pemilihan, Bawaslu Kaltim melakukan penelusuran informasi awal terkait dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)," ujar Anggota Bawaslu Kaltim Daini Rahmat di Samarinda, Sabtu. Dia menyampaikan bahwa hasil pengawasan menunjukkan beberapa dugaan pelanggaran yang bersumber dari laporan dan informasi masyarakat.
Selain itu, laporan dari Bawaslu Kabupaten Paser, Kaltim, juga melakukan penelusuran informasi awal terkait dugaan pelanggaran pidana pemilihan oleh Kepala Desa yang diduga membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye. Selain itu, di Kabupaten Kutai Timur, Bawaslu menangani laporan dugaan pelanggaran pidana pemilihan terkait larangan kampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah, namun hasil penelusuran ini dihentikan karena tidak ditemukan bukti yang cukup. Berdasarkan hasil pengawasan kampanye Pilkada 2024 yang direkap untuk pekan pertama, Bawaslu Kaltim beserta seluruh jajaran pengawas hingga tingkat kabupaten/kota mengawasi 348 kegiatan kampanye.
Kegiatan tersebut terdiri dari kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Kegiatan pengawasan kampanye paling banyak dilakukan di wilayah Kota Bontang dengan total 74 pengawasan, sementara yang paling sedikit di Kabupaten Mahakam Ulu dengan total tiga pengawasan. Metode kampanye yang paling banyak digunakan adalah pertemuan tatap muka dan dialog sebanyak 245 kegiatan, sedangkan metode kampanye lainnya hanya sebanyak tujuh kegiatan.
"Kami berharap semua pihak, termasuk ASN dan Kepala Desa, dapat menjaga netralitasnya selama masa kampanye. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi," tegas Daini Rahmat. Ia juga mengingatkan bahwa Bawaslu akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh tahapan Pilkada untuk memastikan pelaksanaan yang jujur dan adil.
"Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi jalannya Pilkada dan melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran," tambah Daini Rahmat. Bawaslu Kaltim berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan dan informasi yang diterima. Pihaknya terus bekerja keras untuk memastikan bahwa Pilkada 2024 di Kaltim berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
(*) Sumber: Antaranews
Tags:
Politik
Kategory terkait
Aulia Rahman Basri Paparkan Kiprah di Kukar di Hadapan Alumni Unhas Balikpapan
27-04-2025 00:00:20
Tim Pemenangan Dendi-Alif Optimis Gerbang Nusantara Menang
05-04-2025 00:00:20
Sekretaris Gelora Kukar Tegaskan Aulia Sosok Yang Tepat Pimpin Kukar
05-04-2025 00:00:21
Tim Pemenangan AYL-AZA Akui Siap Raih Kemenangan Pada PSU Kukar
05-04-2025 00:00:22
Junaidi Dapat Restu DPP PDIP Menjadi Ketua DPRD Kukar
09-10-2024 00:00:22
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun Sebut KPU Harus Ikuti Putusan MK
23-09-2024 00:00:10
Login dengan Facebook
Login dengan Google