BBGRM 2025 Kukar Tekankan Gotong Royong sebagai Fondasi Pembangunan Desa
Kategory
Advertorial,
DPMD Kukar,
02-05-2025 00:00:14
DUTANARASI.COM Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya gotong royong melalui gelaran Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2025. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan bahwa BBGRM bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang untuk memperkuat kolaborasi warga dan pemerintah dalam pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan. Arahan pimpinan jelas, kegiatan ini harus menjadi momentum penguatan program gotong royong yang terstruktur, terukur, dan terencana, ujarnya, Jumat (2/5/2025).
Untuk mendukung program ini, Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 juta per RT di masing-masing desa dan kelurahan, dengan ketentuan 15% wajib digunakan untuk kegiatan gotong royong. Kebijakan tersebut ditegaskan melalui instruksi Bupati sebagai bentuk dorongan nyata terhadap partisipasi masyarakat. Partisipasi aktif warga menjadi indikator penting dalam penilaian BBGRM.
Kegiatan seperti kerja bakti rutin membersihkan lingkungan bisa menjadi poin penilaian utama, apalagi jika didokumentasikan dengan baik. Menariknya, kontribusi warga dalam bentuk tenaga, konsumsi, maupun material dapat dikonversi ke dalam nilai rupiah sebagai bentuk pengakuan. Kalau ada warga yang ikut bersih-bersih parit tanpa dana desa, itu kita hitung sebagai kontribusi.
Misalnya tenaga dihitung Rp150 ribu per hari, jelas Arianto. DPMD Kukar telah mengirimkan tim ke desa-desa untuk melakukan sosialisasi serta penilaian gotong royong sebagai bagian dari tahapan BBGRM. Arianto menambahkan, semangat gotong royong bukan hanya soal kebersamaan, tetapi juga menjadi strategi efisiensi anggaran dan penguatan rasa kepemilikan warga terhadap pembangunan desa.
Selain kerja bakti, berbagai kegiatan seperti penghijauan, perbaikan sarana umum, dan pelatihan kewirausahaan lokal juga masuk dalam ruang lingkup BBGRM, menunjukkan bahwa gotong royong bukan hanya kerja fisik, tetapi juga kolaborasi ide dan keterampilan warga. Keterlibatan pemuda, perempuan, dan kelompok rentan juga diharapkan semakin besar dalam setiap kegiatan gotong royong, menciptakan ruang inklusif bagi semua elemen masyarakat. Dengan pendekatan ini, BBGRM di Kukar terus berkembang menjadi platform kolaboratif dan strategis dalam pembangunan berbasis budaya dan partisipasi masyarakat, selaras dengan semangat pembangunan dari bawah.
(adv/Iam)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Puluhan Pegawai DPMD Kukar Gotong Royong Selamatkan Aset di Gedung Lama
23-05-2025 00:00:15
HKG PKK ke-53 Tingkat Kukar Siap Digelar di Muara Badak, Tampilkan Karya dan Kreativitas Kader Perempuan
10-05-2025 00:00:15
DPMD Kukar Dorong Pemerintah Desa Prioritaskan Dana untuk Ketahanan Pangan
10-05-2025 00:00:15
Posyandu sebagai Garda Terdepan Layanan Kesehatan Masyarakat
10-05-2025 00:00:15
DPMD Kukar Rutin Gelar Gerakan Etam Mengaji, Targetkan Dua Kali Khatam Al-Qur'an Setahun
10-05-2025 00:00:15
DPMD Kukar Dorong Pembentukan BKAD untuk Percepat Pembangunan Desa Secara Kolektif
09-05-2025 00:00:15
Login dengan Facebook
Login dengan Google