Bupati Kukar dan Wakilnya Terima Gelar Kehormatan dari Sultan Kutai di Puncak Erau 2025

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Malam penutupan Bepelas atau Ketayongan pada Erau Adat Kutai Tahun 2025 menjadi momen istimewa bagi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, dan Ketua TP PKK Kukar Andi Deescha Pravidhia Surya Tunru. Dalam prosesi sakral yang digelar di Museum Mulawarman, Minggu (28/9/2025), mereka menerima gelar kehormatan dari Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI, Adji Muhammad Arifin. Bupati Aulia Rahman Basri dianugerahi gelar Pangeran Adi Suta Praja, sedangkan sang istri menerima gelar Raden Andi Deescha Pravidhia Surya Tunru, dan Wakil Bupati Rendi Solihin mendapat gelar Pangeran Mangku Praja.

Penganugerahan ini merupakan bentuk penghargaan Sultan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam menjaga, mengangkat, dan melestarikan nama daerah serta budaya Kesultanan Kutai di tengah masyarakat. Prosesi adat berlangsung khidmat dan penuh makna, diawali dengan pembacaan doa, disusul dengan ritual Bepelas serta tarian Topeng oleh tujuh penari (empat perempuan dan tiga laki-laki). Acara berlanjut dengan pembacaan Sabda Pandita Ratu Sri Sultan, pengambilan dan penandatanganan sumpah kehormatan, serta penyerahan surat keputusan penganugerahan secara simbolis kepada para penerima gelar.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan atas gelar yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kehormatan tersebut bukan hanya simbol, tetapi juga amanah untuk terus berkontribusi bagi masyarakat serta menjaga warisan budaya Kutai. Gelar ini merupakan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab.

Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kesultanan, TNI, Polri, dan masyarakat terus terjalin erat demi pelestarian budaya luhur Kutai, ujarnya. (adv/Iam)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo