Bupati Kukar Janjikan Rp150 Juta per RT Mulai 2026, Dorong Pembinaan Keagamaan dan Prestasi MTQ

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program pembangunan berbasis Rukun Tetangga (RT) akan mendapat peningkatan besar pada 2026. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengumumkan setiap RT akan memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp150 juta, naik dari sebelumnya Rp50 juta. Dana ini dipastikan juga mendukung bidang keagamaan, termasuk insentif guru ngaji, ustaz, hingga operasional rumah ibadah.

Insya Allah Januari 2026 kita mulai. Dari dana Rp150 juta per RT, salah satunya dapat digunakan untuk membiayai pembinaan agama, perbaikan rumah ibadah, dan mendukung guru-guru ngaji, ujar Arianto saat membacakan sambutan Bupati pada pembukaan MTQ ke-6 tingkat Kecamatan Muara Wis, Rabu malam (27/8/2025). Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan program prioritas keagamaan, seperti operasional pembina keagamaan, insentif ustaz, hingga umrah gratis bagi guru ngaji yang akan dimulai pada 2026.

Menurut Bupati, penguatan aspek spiritual masyarakat akan membawa keberkahan, meningkatkan kerukunan, serta memajukan kecamatan. Dalam kesempatan itu, Arianto juga menyinggung prestasi Kecamatan Muara Wis yang pernah masuk 10 besar MTQ tingkat kabupaten dari 18 kecamatan. Ia mendorong camat, LPTQ, kepala desa, tokoh agama, dan masyarakat untuk mengembalikan prestasi tersebut.

Kepala desa pun diminta berani menggunakan APBDes untuk mendukung pembinaan LPTQ dan pengembangan sumber daya manusia dalam bidang tilawah. Pemerintah daerah juga mengapresiasi peran LPTQ, camat, kepala desa, dan masyarakat yang berhasil melanjutkan tradisi penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan hingga tahun keenam. Arianto menegaskan, penyelenggaraan yang meriah dan partisipasi penuh dari enam desa peserta merupakan bukti kebersamaan warga Muara Wis.

Ketika agama dijalankan dengan sebaik-baiknya, maka keberkahan akan turun. Muara Wis akan semakin baik, maju, rukun, dan bersatu, tutup Arianto menyampaikan pesan Bupati. (adv/Iam)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo