Bupati Kukar Siapkan Pasar Tangga Arung Hadapi Era Belanja Digital
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
07-10-2026 22:51:00
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menjelaskan upaya penataan Pasar Tangga Arung sekaligus mendorong pedagang memanfaatkan platform digital Kukargo untuk memperluas pemasaran produk.
DUTANARASI.COM – Pasar Tangga Arung terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tak hanya soal penataan lapak, pemerintah juga mulai mendorong cara baru agar pedagang pasar mampu mengikuti kebiasaan masyarakat yang kini semakin dekat dengan teknologi digital.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pembenahan Pasar Tangga Arung saat ini terus dilakukan. Pemerintah bersama jajaran terkait juga aktif mencari cara agar masyarakat kembali tertarik berbelanja dan beraktivitas di pasar tersebut.
Menurut Aulia, pengelolaan lapak menjadi salah satu hal yang perlu ditata dengan baik.
Jika ada pedagang yang tidak lagi ingin menggunakan lapaknya, pemerintah berharap lapak tersebut dikembalikan kepada daerah sehingga dapat dimanfaatkan oleh pedagang lain.
“Kalau pemilik lapak merasa ingin mengembalikan lapaknya, kembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Kukar untuk bisa kita serahkan kepada yang lainnya. Bukan memperdagangkan atau memperjualbelikan lapak itu kepada pedagang lain,” ujarnya, Rabu (7/10/2026).
Dengan pola tersebut, pemerintah akan lebih mudah mengatur pemanfaatan lapak sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha lain untuk mendapatkan tempat berjualan.
Namun, persoalan pasar saat ini tidak hanya berkaitan dengan lapak. Perubahan cara masyarakat berbelanja juga menjadi tantangan tersendiri.
Produk fashion hingga kebutuhan sehari-hari kini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai pusat retail maupun melalui perdagangan berbasis digital.
Karena itu, Pemkab Kukar ingin pedagang Pasar Tangga Arung tidak hanya bertahan dengan pola penjualan konvensional. Mereka juga didorong untuk mulai mengenal dan memanfaatkan dunia digital sebagai bagian dari strategi mengembangkan usaha.
Salah satu wadah yang disiapkan adalah Kukargo.
Aulia menjelaskan, Kukargo dapat menjadi jembatan bagi pedagang untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas. Pedagang tetap memiliki lapak dan berjualan di Pasar Tangga Arung, tetapi produk yang mereka miliki juga bisa dipasarkan melalui Kukargo.
“Harapan kita nantinya pedagang-pedagang yang ada di Pasar Tangga Arung bisa bergabung di Kukargo.
Jualannya ada di sana, tetapi dengan Kukargo mereka bisa memasarkan jualannya ke seluruh tempat di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.
Menurut Aulia, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi digital pelaku usaha. Pedagang tidak harus meninggalkan pasar untuk masuk ke dunia digital. Sebaliknya, teknologi dimanfaatkan sebagai alat untuk membawa produk pasar lebih dekat kepada konsumen.
Dengan cara ini, Pasar Tangga Arung diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat datang dan berbelanja, tetapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan yang mampu mengikuti zaman.
Pemerintah pun optimistis, perpaduan antara aktivitas perdagangan langsung dan pemasaran digital dapat memberikan ruang lebih besar bagi pedagang untuk mengembangkan usahanya sekaligus memperluas pasar produk lokal Kukar.
(ADV)
Tags:
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Tak Cuma Berebut Juara, PORSENI GAMKI Kukar Bawa Misi Kolaborasi Olahraga
9 minutes from now
Sewa Tenant Arbiz Space Mulai Rp750 Ribu, UMKM Kukar Punya Ruang Tumbuh
21 minutes from now
MPP Mini Hadir di 20 Kecamatan, Warga Kukar Bisa Urus Layanan Lebih Dekat
1 day ago
Bukan Sekadar Lari, Easy Run Kejari Kukar Bidik Perputaran Duit UMKM
1 day ago
Kukargo Buka Peluang UMKM Kukar Perluas Pasar, NIB Bisa Menyusul dalam 90 Hari
1 day ago
Pemkab Kukar Percepat Pemulihan Pascakebakaran, Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
1 day ago
Login dengan Facebook
Login dengan Google