Camat Anggana Ungkap Progres Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Delapan Desa

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM Pemerintah Kecamatan Anggana terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur sekaligus memperkuat program pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Camat Anggana, Rendra Abadi, saat ditemui di kantornya, Minggu (12/10/2025). Rendra mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah dinas terkait untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat pelaksanaan program pembangunan, baik fisik maupun sosial di wilayah Anggana. Selama tahun 2025 ini, sebagian besar pekerjaan infrastruktur sudah berjalan dengan baik sesuai anggaran yang tersedia, ujarnya. Meski demikian, Rendra mengakui masih ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang menjadi prioritas penyelesaian di tahun mendatang.

Salah satunya yakni pembangunan Jalan Tembus Tani BaruMuara Pantuan sepanjang sekitar lima kilometer, yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026 melalui pelaksanaan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim). Selain pembangunan fisik, Kecamatan Anggana juga fokus pada program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di delapan desa wilayahnya. Menurut Rendra, program tersebut sebagian besar dilaksanakan secara mandiri oleh pemerintah desa melalui Program Bina Desa (PBDS).

Program pemberdayaan di desa cukup beragam, mulai dari pelatihan jahit-menjahit, perbengkelan, hingga bimbingan teknis lainnya yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat, jelasnya. Ia menambahkan, Pemcam Anggana akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar seluruh desa dapat mengembangkan potensi lokalnya. Dengan begitu, pembangunan di tingkat desa tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Harapan kami, sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat bisa terus terjaga. Karena pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika kita bergerak bersama, pungkas Rendra. (adv/Iam)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

dikominfo