Dispar Kukar Fasilitasi Mamanda Panji Berseri, Dorong Kesenian Lokal Kembali Dikenal
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
11-10-2026 22:57:00
Pagelaran Mamanda bertempat di Simpang Odah Etam
DUTANARASI.COM – Upaya menghidupkan kembali kesenian tradisional Mamanda di Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan peneliti serta penyediaan ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan pertunjukan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan kolaborasi ini menjadi salah satu langkah untuk menjaga keberadaan Mamanda agar tetap dikenal dan diminati masyarakat di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dengan teman-teman peneliti yang berupaya mengangkat kembali kesenian Mamanda agar tetap eksis dan dikenal masyarakat,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Menurut Zikri, perhatian terhadap asal-usul dan keberadaan Mamanda dapat menjadi dorongan bagi para pelaku seni untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kesenian lokal. Ia menilai, upaya tersebut penting agar Mamanda yang berkembang di Kukar tetap memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Dispar Kukar menyediakan tempat dan memfasilitasi para pelaku seni untuk tampil.
Langkah ini sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Mamanda secara langsung melalui pertunjukan.
“Dinas Pariwisata mendukung upaya tersebut melalui kolaborasi dengan menyediakan tempat serta memfasilitasi mereka untuk tampil dan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui pertunjukan,” jelasnya.
Zikri menerangkan, Mamanda yang berkembang di Kukar memiliki karakteristik tersendiri. Meski terdapat perpaduan unsur kesenian yang mendapat pengaruh dari Kalimantan Selatan, Mamanda di Kukar memiliki kekhasan lokal yang menjadi pembeda.
Salah satu ciri khas tersebut adalah beladon, yang menjadi identitas Mamanda Panji Berseri. Kekhasan ini menjadi bagian penting yang perlu diperkenalkan lebih luas agar masyarakat semakin mengenal karakter seni tradisional yang tumbuh di daerah tersebut.
“Mamanda di Kutai Kartanegara memiliki ciri khas tersendiri, yaitu beladon, yang menjadi salah satu identitas Mamanda Panji Berseri,” tuturnya.
Melalui dukungan fasilitas dan ruang pertunjukan, Dispar Kukar berharap para pelaku seni semakin leluasa mengembangkan kreativitas sekaligus memperluas jangkauan penonton.
Kolaborasi dengan peneliti juga diharapkan dapat memperkuat upaya pengenalan Mamanda kepada masyarakat.
Dengan langkah tersebut, pelestarian Mamanda tidak hanya menjadi tanggung jawab para pelaku seni, tetapi juga gerakan bersama untuk menjaga kekayaan budaya lokal agar tetap hidup dan dapat dikenal oleh generasi berikutnya. (ADV)
Tags:
Advertorial
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Antusias Muda Mudi, Seleksi Pramuka Garuda Kukar Diseleksi Secara Bertahap
44 minutes from now
Bupati Kukar Apresiasi GAMKI, Gerakan Pemuda yang Hadirkan Manfaat Tanpa Sekat
23 hours ago
Tak Cuma Berebut Juara, PORSENI GAMKI Kukar Bawa Misi Kolaborasi Olahraga
23 hours ago
Sewa Tenant Arbiz Space Mulai Rp750 Ribu, UMKM Kukar Punya Ruang Tumbuh
23 hours ago
MPP Mini Hadir di 20 Kecamatan, Warga Kukar Bisa Urus Layanan Lebih Dekat
09-10-2026 20:49:00
Bukan Sekadar Lari, Easy Run Kejari Kukar Bidik Perputaran Duit UMKM
09-10-2026 20:54:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google