DPMD Kukar Imbau Desa Fokus pada Program Prioritas di Tengah Penurunan APBDes

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial


DUTANARASI.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengingatkan seluruh pemerintah desa untuk lebih bijak dalam menyusun program dan kegiatan, terutama di tengah kondisi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun ini. Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bahwa desa perlu menyesuaikan arah kebijakan pembangunan agar tetap fokus pada layanan dasar dan kebutuhan prioritas masyarakat. Kalau pendapatan menurun, desa harus memfilter program.

Jangan sampai kegiatan yang tidak prioritas justru didanai, sementara layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, kewenangan lokal desa, dan perlindungan sosial malah terabaikan, tegasnya, Selasa (16/9/2025). Ia menjelaskan bahwa pendapatan desa umumnya bersumber dari Dana Desa (DD) yang berasal dari APBN serta Alokasi Dana Desa (ADD) dari dana bagi hasil kabupaten. ADD sendiri, lanjutnya, sangat bergantung pada besaran transfer pusat ke daerah.

ADD itu sangat bergantung pada besar kecilnya dana transfer pusat yang masuk ke daerah. Kalau APBD menurun, maka APBDes juga ikut turun, terang Arianto. Karena itu, pemerintah desa didorong untuk melakukan pemetaan ulang terhadap program yang telah direncanakan, agar kegiatan yang berjalan benar-benar efisien dan memberikan dampak nyata.

Dalam situasi anggaran yang terbatas, perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. Selain efisiensi, Arianto juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Ia mengibaratkan hubungan keduanya seperti dua roda yang harus berputar searah agar laju pembangunan tidak terhambat.

Kalau pemerintah daerah bergerak ke kanan, maka desa juga harus ikut ke kanan. Dengan begitu, hasil pembangunan lebih jelas arahnya dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, tuturnya. DPMD Kukar, kata Arianto, akan terus melakukan pendampingan agar desa tetap konsisten dalam pengelolaan anggaran, sekalipun menghadapi penurunan pendapatan.

Intinya, setiap rupiah di APBDes harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa. Itulah yang ingin kita kawal bersama agar sinergi desa dan daerah benar-benar terwujud, pungkasnya. Melalui imbauan ini, DPMD Kukar berharap seluruh desa dapat mengedepankan program prioritas dan efisiensi pengelolaan anggaran, sehingga pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat desa terus meningkat meski di tengah keterbatasan.(Adv/kh)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial