HUT ke-244 Kota Tenggarong, Bupati Kukar Tekankan Makna Sejarah Sebagai Kerajaan Tertua di Indonesia
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
28-09-2026 23:21:00
Forkopimda HUT Tenggarong ke-244 bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kukar, Senin (28/9)
DUTANARASI.COM – Peringatan Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244 menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kukar, Senin (28/9/2026).
Aulia mengatakan, Hari Jadi Kota Tenggarong diperingati setiap 28 September.
Menurutnya, sejarah dahulu juga memperlihatkan keterkaitan erat antara Hari Jadi Kota Tenggarong dengan rangkaian pelaksanaan Erau Adat Kutai yang menjadi bagian dari tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Karena itu, Hari Jadi Kota Tenggarong dan Erau merupakan dua entitas yang tidak terpisahkan satu sama lain,” ujar Aulia.
Peringatan tahun ini mengusung tema yang selaras dengan pelaksanaan Erau, yakni “Manunggal Bersama Raja, Raja Menjamu Rakyatnya.” Bagi Aulia, tema tersebut tidak sekadar menggambarkan hubungan antara pemimpin dan masyarakat, tetapi memiliki makna mendalam mengenai pelayanan.
Ia menyebut keteladanan Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menjadi pesan penting bagi pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Makna paling dalam dari ‘Raja Menjamu Rakyatnya’ adalah tentang pelayanan. Bagaimana Yang Mulia Sultan memberikan keteladanan kepada kami semua, para pelayan masyarakat, tentang bagaimana kita bersikap terhadap masyarakat dan rakyat,” katanya.
Aulia menegaskan, pemerintah pada hakikatnya hadir untuk melayani masyarakat.
Karena itu, semangat tersebut ingin diwujudkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kukar, termasuk melalui pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan warga.
“Kita ini adalah pelayan masyarakat, kita adalah pelayan rakyat. Wajah pelayanan inilah yang ingin kita persembahkan dan kita tunjukkan dalam memaknai Hari Jadi Kota Tenggarong yang ke-244,” tegasnya.
Ke depan, Aulia berharap pelayanan pemerintahan di Kukar semakin humanis dan adaptif. Pemerintah juga didorong untuk terus melakukan penyederhanaan dan mempermudah proses pelayanan agar masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah.
“Harapan kita ke depan, layanan pemerintahan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat semakin humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kita harus selalu berusaha mempermudah setiap proses layanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat selalu merasa bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Bagi Aulia, semangat tersebut menjadi bagian dari keteladanan yang diberikan Sultan dalam memaknai Erau Adat Kutai, sekaligus menjadi refleksi dalam memperingati Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244. (ADV)
Tags:
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Tak Cuma Berebut Juara, PORSENI GAMKI Kukar Bawa Misi Kolaborasi Olahraga
10 hours ago
Sewa Tenant Arbiz Space Mulai Rp750 Ribu, UMKM Kukar Punya Ruang Tumbuh
10 hours ago
MPP Mini Hadir di 20 Kecamatan, Warga Kukar Bisa Urus Layanan Lebih Dekat
1 day ago
Bukan Sekadar Lari, Easy Run Kejari Kukar Bidik Perputaran Duit UMKM
1 day ago
Kukargo Buka Peluang UMKM Kukar Perluas Pasar, NIB Bisa Menyusul dalam 90 Hari
1 day ago
Pemkab Kukar Percepat Pemulihan Pascakebakaran, Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
08-10-2026 22:52:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google