Kutim Siap Manfaatkan Peluang dari Pasar Modal dan Bursa Karbon
Kategory
Advertorial,
12-11-2025 00:00:11
SAMARINDA Pemahaman tentang pasar modal dan bursa karbon dapat menjadi pintu masuk bagi daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus dikenal sebagai paru-paru dunia, Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki peluang besar dalam pengembangan perdagangan karbon. Hal tersebut disampaikan Asisten II Setprov Kaltim, Ujang Rachmad, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi, ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Coaching Clinic Pasar Modal dan Bursa Karbon bagi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.
Acara tersebut merupakan rangkaian dari Sosialisasi Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025 yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah provinsi. Kali ini, Kaltim mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Ujang menambahkan pentingnya Rakor ini sebagai wadah penyamaan persepsi, penguatan sinergi antarperangkat daerah, sekaligus penyusunan langkah strategis dalam mencapai delapan area intervensi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP), yang menjadi indikator utama keberhasilan TPAKD.
Perangkat daerah diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan ini kepada pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat di wilayah masing-masing. Melalui forum ini, kita harapkan lahir lebih banyak investor ritel, calon emiten lokal yang berani go public, serta UMKM yang mampu memanfaatkan Securities Crowdfunding (SCF) maupun SCF Syariah. Dengan begitu, akses pembiayaan yang inklusif dapat membuka ruang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi daerah, ungkapnya.
Sementara itu, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) hadir dan menegaskan komitmen daerah dalam mendukung upaya peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku usaha dan UMKM di wilayahnya. Bagi Pemkab Kutim, forum ini menjadi kesempatan strategis untuk memperluas wawasan sekaligus menyiapkan langkah nyata dalam memanfaatkan instrumen pasar modal dan bursa karbon. Dalam kesempatan itu, Asisten Ekobang Setkab Kutim Noviari Noor menilai peluang tersebut dapat membantu pemerintah daerah, terutama dalam memperkuat pembiayaan pembangunan, mendorong investasi lokal, dan membuka akses permodalan yang lebih inklusif bagi UMKM.
(ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google