Lebih Hemat dan Modern, Bus Sekolah Listrik Kutim Unggulkan Sistem Keamanan Terintegrasi
Kategory
Advertorial,
04-12-2025 00:00:06
Dutanarasi, Kutai Timur - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perhubungan mulai memperkenalkan kecanggihan unit bus sekolah listrik yang baru saja didatangkan dari Jakarta. Bus dengan spesifikasi panjang 8 meter ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang berbeda bagi para pelajar. Dengan kapasitas sekitar 29 tempat duduk, bus ini diharapkan mampu menjadi solusi transportasi yang efisien dan aman.
Salah satu keunggulan utama yang ditonjolkan dari bus listrik ini adalah sistem pengawasan yang sangat ketat. Berbeda dengan bus sekolah pada umumnya, armada baru ini dilengkapi dengan banyak kamera pengawas (CCTV) yang terhubung langsung dengan pusat pemantauan. Hal ini memungkinkan petugas untuk memantau keberadaan siswa serta kondisi di dalam kabin secara real-time demi menjamin keamanan selama perjalanan.
"Kelebihan bus listrik ini adalah bisa kita pantau lokasinya di mana sekarang, artinya bisa dipantau nanti karena serba CCTV di dalamnya. Kita bisa melihat anak-anak sudah sampai mana," jelas Abdul Muis. Dari sisi teknis, bus ini memiliki daya jelajah yang cukup luas setelah pengisian daya penuh.
Sekali pengisian baterai yang memakan waktu sekitar satu hingga dua jam, bus mampu menempuh jarak lebih dari 100 kilometer. Hal ini dinilai sangat mencukupi untuk melayani rute jemputan sekolah di area perkotaan tanpa harus sering melakukan pengisian ulang di tengah hari. Meskipun harga pengadaan unit di awal tergolong tinggi, yakni mencapai hampir Rp4 miliar, namun biaya operasionalnya diklaim jauh lebih murah dibandingkan bus konvensional.
Hal ini dikarenakan bus listrik tidak lagi memerlukan biaya bahan bakar minyak (BBM) yang harganya fluktuatif, serta tidak membutuhkan penggantian oli secara rutin. "Kajian dari Brida, bus listrik itu memang awalnya mahal, tapi pemeliharaannya lebih murah. Ini tidak memakai lagi oli, tidak memakai BBM," kata Muis merujuk pada hasil studi kelayakan.
Aspek pemeliharaan bus ini juga sangat sederhana karena musuh utama mesinnya hanyalah debu. Pihak Dishub telah menyiapkan tempat khusus untuk pengisian daya (charging station) di area kantor mereka untuk memudahkan manajemen energi armada. Selain itu, masa garansi baterai yang cukup panjang memberikan jaminan keberlangsungan operasional dalam jangka waktu yang lama.
Pemerintah berharap dengan adanya bus ini, budaya bertransportasi publik yang ramah lingkungan dapat mulai tumbuh sejak usia dini. Jika proyek percontohan ini berhasil menunjukkan efisiensi anggaran yang signifikan, maka peluang penambahan unit di tahun-tahun mendatang akan semakin terbuka lebar. Bus ini bukan sekadar alat angkut, melainkan simbol kemajuan teknologi di Kutai Timur.
"Masa kendaraan (garansi baterai) kurang lebih 8 tahun, karena yang mahal itu kan baterainya. Kalau ada kerusakan, kita tinggal panggil mereka (vendor), terima beres," tutupnya. (Adv)
Tags:
Advertorial
Diskominfo Kutim
Kategory terkait
Dishub Kutim Soroti Keluhan Masyarakat Terkait Rambu Membingungkan dan Pelanggaran U-Turn
06-12-2025 00:00:07
Ledakan Pengunjung di Pantai Marang dan Sukamaju Selama Libur Lebaran, Dispar Kutim Catat Rekor Baru
06-12-2025 00:00:07
Tanggapi Aksi Tanam Pisang di Jalan, Lurah Singa Geweh Pastikan Langkah Koordinasi dengan Pemkab
06-12-2025 00:00:18
Lurah Singa Geweh Dorong Transparansi Pemilihan RT dan Penyerapan Insentif di Tahun 2026
06-12-2025 00:00:18
Kutim Pastikan Kepedulian Bencana Sumatera, Skema Bantuan Disiapkan dengan Prinsip Akuntabilitas
05-12-2025 00:00:05
Rawat APILL Secara Berkala, Dishub Kutim Tegaskan Peran Daerah dan Pusat
05-12-2025 00:00:06
Login dengan Facebook
Login dengan Google