Mahyunadi: Sinergi Lintas Sektor Kunci Percepatan Ekonomi Kutim
Kategory
Advertorial,
17-11-2025 00:00:11
SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kutim 2025 di Ruang Meranti, Kantor Bupati. Rapat ini turut dihadiri Sekretaris Tim Percepatan Pembangunan Kutim yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Noviari Noor, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kutim Widiyantono, unsur Forkopimda, serta para pelaku usaha. Dalam arahannya, Wakil Bupati Mahyunadi menekankan pentingnya kerja cerdas, kerja keras, serta sinergi lintas sektor untuk percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, diperlukan sinergi, keterbukaan, dan komunikasi yang baik dengan legislatif agar setiap program bisa tepat sasaran. Pembangunan tidak bisa berhenti di tataran konsep, melainkan harus diwujudkan dalam aksi kolaboratif antara pemerintah daerah, legislatif, pelaku usaha, dan masyarakat, ujar Mahyunadi. Pernyataan Mahyunadi disampaikan sebagai motivasi agar rakor dapat mencari solusi di tengah rendahnya serapan APBD Kutim yang hingga triwulan III tahun 2025 baru mencapai 46 persen, yang seharusnya melebihi 50 persen.
Serapan anggaran adalah tolok ukur kinerja. Kalau realisasinya rendah, tentu dampaknya ke masyarakat juga lambat dirasakan. Ini yang harus kita benahi bersama, tegasnya.
Mahyunadi menegaskan seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sepenuh hati, memastikan kebijakan benar-benar menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kutim. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Kutim Widiyantono mengungkapkan bahwa perekonomian Kutim tumbuh positif 9,82 persen pada 2024, dengan kontribusi 18,60 persen terhadap perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim). Menurutnya, tantangan ke depan adalah menaikkan pertumbuhan ekonomi, sebab hingga semester I 2025 pertumbuhan baru 2,1 persen.
Menurut Widiyantono, Kutim harus berani menggenjot sektor industri pengolahan, pariwisata, dan pertanian agar pertumbuhan ekonomi lebih berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa Kutim masih sangat bergantung pada batubara, padahal itu sumber daya tak terbarukan. (ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google