Mahyunadi Tekankan Tanggung Jawab dalam Penggunaan Dana Hibah
Kategory
Advertorial,
04-11-2025 00:00:08
SANGATTA Pemerintah Kabupaten Kutai Timur konsisten menyalurkan dana hibah sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pengembangan usaha produktif, peningkatan mutu pendidikan, serta kemajuan dunia olahraga dan kepemudaan. Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, meminta bantuan hibah digunakan sebaik-baiknya, sehingga berdampak bagi kehidupan bersama dan dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel. Hal tersebut disampaikan Mahyunadi saat membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan Tata Cara Pertanggungjawaban Dana Hibah Tahun 2025 yang digelar di Ruang Damar, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta.
Dalam kegiatan tersebut hadir puluhan perwakilan penerima dana hibah, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga institusi keagamaan. Mahyunadi menegaskan bahwa bantuan hibah merupakan mandat yang membawa tanggung jawab besar. Melalui program penyaluran dana hibah yang dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten, pemerintah daerah mendorong pemanfaatan bantuan publik secara transparan dan berorientasi pada hasil nyata.
Pentingnya pertanggungjawaban yang sistematis dan akurat mewajibkan penyusunan laporan pertanggungjawaban sesuai dengan sistem akuntansi keuangan pemerintah. Hal ini, menurut Mahyunadi, penting untuk memastikan bahwa setiap dana yang keluar dari kas daerah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan tidak disalahgunakan. Kami ingin bantuan ini memberikan efek domino positif.
Tidak hanya diterima dan habis begitu saja, tetapi juga membawa dampak berkelanjutan, harap Mahyunadi. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim, Nurcholis, menambahkan bahwa sosialisasi ini diadakan untuk memperkuat kapasitas penerima hibah dalam menyusun laporan pertanggungjawaban. Tak ada gading yang tak retak.
Meskipun telah dibekali aturan, terkadang masih ada yang belum paham. Mari kita jalin komunikasi efektif agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan, kata Nurcholis. Penyaluran dana hibah Pemkab Kutim selama ini menyasar sektor-sektor prioritas yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pada 2025, fokus penyaluran diarahkan pada bidang pendidikan, keagamaan, kepemudaan, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi produktif. Dalam konteks ini, akuntabilitas menjadi syarat mutlak agar tidak ada ruang bagi praktik penyalahgunaan dana publik. (ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google