Pelantar Wisata di Muara Kaman Ulu Jadi Penggerak Ekonomi dan UMKM Lokal
Kategory
Advertorial,
06-10-2025 00:00:18
DUTANARASI.COM - Upaya pemerintah Desa Muara Kaman Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dalam membangun pelantar wisata di tepian Sungai Matang tidak hanya bertujuan menciptakan ruang publik baru, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap melalui Dana Desa (DD) agar proyek dapat berlanjut secara berkesinambungan. Prinsipnya dikerjakan terus, meskipun sedikit demi sedikit.
Jadi berkelanjutan, tidak sekaligus selesai, ujarnya, Senin (06/10/2025). Pelantar ini dirancang dengan konsep wisata alam berkarakter lokal, mengadaptasi desain Taman Tanjung Tenggarong namun dengan ciri khas Sungai Mahakam. Material kayu ulin dipilih karena kuat dan tahan lama, sekaligus mencerminkan budaya Kalimantan.
Modelnya seperti di Timbau, Taman Tanjung, tapi kita pakai ulin, jelasnya. Selain menjadi daya tarik wisata, kawasan ini juga disiapkan sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat. Pemerintah desa menyiapkan konsep UMKM, kuliner, hingga spot foto agar pelantar mampu menjadi ruang interaksi ekonomi dan sosial.
Kalau sudah jadi, kios UMKM bisa kita siapkan. Ini bukan sekadar tempat wisata, tapi wadah perputaran ekonomi warga, tegas Hendra. Pembangunan pelantar wisata diperkirakan menelan biaya hingga Rp23 miliar, sementara Dana Desa setiap tahun masih terbatas pada kisaran Rp75 juta hingga Rp100 juta.
Untuk mempercepat realisasi, pemerintah desa akan menggandeng perusahaan sekitar melalui program CSR sebagai mitra pendukung. Lokasi pelantar yang menghadap barat Sungai Matang memiliki pemandangan alami menawan, terutama saat matahari terbit. Keindahan ini dinilai mampu menjadi magnet bagi wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
Pemandangannya bagus sekali. Kalau dikelola dengan baik, bisa jadi daya tarik utama, ujarnya. Hendra menegaskan bahwa proyek ini tidak sekadar menghadirkan wisata, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya terasa langsung. Pemerintah desa menargetkan pembangunan berlanjut dengan tambahan dana minimal Rp100 juta pada tahun 2026, serta berharap dukungan dari sektor swasta. Sedikit demi sedikit kita bangun, yang penting konsisten.
Mudah-mudahan tahun depan dapat tambahan anggaran dan dukungan CSR, pungkasnya. (Adv/kh)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Kinerja RT Meningkat Tiga Kali Lipat, Pemkab dan DPMD Kukar Pastikan Kenaikan Honor
24-11-2025 00:00:17
Pemkab Kukar Perketat Transparansi Program Rp150 Juta per RT, Warga Diwajibkan Terlibat Langsung
24-11-2025 00:00:17
DPMD Kukar Pastikan Pelaksanaan BLT Dana Desa Masih Sesuai Regulasi Nasional
24-11-2025 00:00:17
DPMD Kukar Apresiasi Inovasi Desa Loa Duri Ilir yang Raih Juara Nasional Ketahanan Pangan
24-11-2025 00:00:17
Dengan Pendampingan DPMD Kukar, PAW Sungai Meriam Sukses Tetapkan Indra Lesmana sebagai Kades
24-11-2025 00:00:17
Kolaborasi Pemprov Kaltim dan DPMD Kukar Perkuat Pemberdayaan Desa Lewat Bantuan Barang?
22-11-2025 00:00:17
Login dengan Facebook
Login dengan Google