PWGT Kutim Ajak Keluarga Bangun Komunikasi Sehat dan Cinta Lingkungan
Kategory
Advertorial,
05-11-2025 00:00:13
SANGATTA Pola komunikasi yang sehat merupakan fondasi keluarga yang harmonis. Komunikasi mencakup hubungan antara suami dan istri, orang tua dan anak, serta relasi antarangota keluarga lainnya. Tidak sekadar kata-kata, komunikasi juga berarti sikap hati dan kasih sayang yang diwujudkan dalam tindakan.
Hal tersebut diungkapkan Bidan Yuliana Kala Lembang, fasilitator yang juga pengurus PWGT Klasis Kutim, dalam kegiatan ibadah gabungan sekaligus pembinaan parenting yang diadakan oleh Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) Jemaat Rama, Klasis Kutai Timur (Kutim). Sebanyak 45 peserta hadir di Sekretariat Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Kabupaten Kutim. Yuliana, yang merupakan ASN lingkup Pemkab Kutim, menjelaskan bahwa komunikasi yang sehat merupakan dasar dari keluarga harmonis.
Ia menekankan bahwa Alkitab menjadi pedoman utama dalam membangun cara berkomunikasi yang benar, penuh kasih, dan berbuah Roh. Dalam pemaparannya yang sistematis, Yuliana menguraikan pengertian keluarga, sarana komunikasi, jenis dan hambatan komunikasi, hingga cara mengatasi konflik internal dengan pendekatan spiritual dan praktis. Yuliana menekankan pentingnya komunikasi nonverbal yang hangat dan penuh kasih sayang, mulai dari tatapan mata tujuh detik kepada pasangan, suara lembut, hingga waktu yang diluangkan untuk mendengarkan anak-anak berbicara.
Kehangatan tidak bisa dibeli, tapi bisa dibangun pelan-pelan lewat kesediaan untuk hadir dan mendengar, ujarnya. Selain komunikasi dalam keluarga, materi kedua yang diangkat adalah Zero Sampah sebagai bagian dari tanggung jawab iman dalam menjaga bumi. Pesan ekologis ini menjadi penekanan penting di tengah meningkatnya produksi sampah rumah tangga.
Kesalehan dalam keluarga harus tampak pula dalam gaya hidup hemat, ugahari, dan cinta lingkungan, ujar Yuliana. Ia mengajak seluruh peserta untuk mempraktikkan pola hidup bersih dan ramah lingkungan sebagai bagian dari kesaksian iman. Di akhir sesi, para peserta diajak merenungkan kembali peran mereka dalam membangun komunikasi yang sehat dan berdampak.
Melalui doa bersama, peserta diajak menghadirkan buah-buah Roh dalam interaksi sehari-hari di rumah tangga masing-masing. (ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google