Simpang Odah Etam Buka Panggung Gratis bagi Pelaku Kreatif Kukar

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Diskominfo Kutai Kartanegara

Ruang Kreatif Simpang Odah Etam


DUTANARASI.COM – Pelaku seni dan komunitas kreatif di Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki kesempatan untuk memperkenalkan karya mereka melalui Simpang Odah Etam. Ruang kreativitas yang difasilitasi pemerintah ini terbuka bagi berbagai jenis karya, mulai dari kesenian berbasis budaya hingga inovasi di bidang pengetahuan dan teknologi.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kukar, Zikri Umulda, mengatakan Simpang Odah Etam dirancang sebagai etalase kreativitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menampilkan hasil karya sekaligus memperluas jangkauan apresiasi publik.

Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi komunitas kesenian tertentu. Setiap komunitas yang memiliki karya dan ingin memperkenalkannya kepada masyarakat dapat mengajukan kesempatan untuk tampil.

“Melalui Simpang Odah Etam, kami ingin memfasilitasi siapa pun yang memiliki karya, baik yang berbasis kebudayaan maupun pengetahuan dan teknologi.

Jadi, ruang ini terbuka untuk berbagai bentuk kreativitas dan inovasi,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).

Untuk memberikan akses yang lebih luas, pengelola menyediakan dua skema penampilan. Pertama, melalui kolaborasi, yakni komunitas mengajukan diri untuk tampil dan pihak pengelola membantu menyediakan fasilitas pendukung, seperti pencahayaan dan sistem suara.

Kedua, melalui skema penampilan yang diajukan lewat pendaftaran atau undangan dari penyelenggara. Pada skema ini, komunitas yang tampil memperoleh dana insentif atau honorarium penampilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang tersedia di akun Instagram Simpang Odah Etam.

Komunitas tidak dikenakan biaya untuk mengajukan maupun melaksanakan penampilan.

Zikri menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan pelaku seni dan ekonomi kreatif di Kukar. Dengan tersedianya ruang pertunjukan dan fasilitas pendukung, para kreator diharapkan dapat lebih leluasa memperkenalkan karya sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Komunitas bisa tampil secara gratis. Pemerintah ingin mendorong bagaimana para pelaku seni dapat meningkatkan kesejahteraan melalui karya yang mereka hasilkan,” jelasnya.

Keberadaan Simpang Odah Etam diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat.

Tidak sekadar menjadi tempat pertunjukan, fasilitas ini juga membuka peluang bagi komunitas untuk membangun jejaring, memperoleh apresiasi, serta mengenalkan kekayaan budaya dan inovasi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. (ADV)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

Advertorial

Diskominfo Kutim