SPPG Dayung Jadi Contoh Sinergi Gizi dan Ekonomi Lokal
Kategory
Advertorial,
16-11-2025 00:00:11
SANGATTA - Sinergi pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Sinergi itu penting supaya tidak terjadi persoalan pelaksanaan MBG seperti yang terjadi di beberapa daerah. Selain itu, manfaat program ini juga dapat lebih luas, tidak terbatas pada para siswa saja.
Bupati Kutim Ardiansyah dalam peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dayung menyatakan adanya potensi dampak ganda dalam program MBG. Dampak pertama berupa manfaat pada gizi anak, sementara dampak kedua ialah menggerakkan ekonomi lokal. "Artinya, selain memberi gizi bagi anak-anak sekolah, program ini sekaligus membuka pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kutim, jelasnya.
Bupati memberikan apresiasi yang besar terhadap keterlibatan generasi muda yang memasok bahan baku sayuran untuk kebutuhan dapur MBG. Keterlibatan mereka tidak sekadar membuat program gizi berjalan, tetapi juga menggerakkan peluang ekonomi di bidang pertanian. Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya soal kesehatan anak-anak sekolah, tetapi juga bagian dari upaya besar kita memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pemkab Kutim bersama Forkopimda akan terus mendukung agar program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi generasi kita, ujar Ardiansyah. Sementara itu, Ketua DPRD Kutim Jimmi menyatakan dukungan penuh dari legislatif untuk program MBG. Menurutnya, pihak legislatif di DPRD akan memberikan dukungan politik dan pengawasan supaya program ini dapat berjalan maksimal.
Komitmen DPRD tersebut dikarenakan program ini bermanfaat untuk jangka panjang, yaitu untuk generasi masa depan Kutim. Anak-anak kita adalah masa depan Kutim dan bangsa. Dengan gizi yang baik, mereka akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing, ucapnya.
Perluasan program MBG di Kutim terus didorong dengan hati-hati. Target Pemerintah Kutim akan membuka 40 SPPG supaya program berjalan maksimal dan menjangkau lebih banyak siswa dan sekolah dari seluruh wilayah Kutim. Menjangkau lebih banyak siswa berarti lebih banyak generasi masa depan yang diberi gizi dari program MBG.
(ADV/ProkopimKutim/DN)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Dispusip Kutim Gelar FGD Anjab dan ABK untuk Perkuat Jabatan Arsiparis
23-11-2025 00:00:11
Festival Pemuda Kreatif 2025 Gerakkan Ekonomi UMKM Kutai Timur
23-11-2025 00:00:12
KPC Borong Penghargaan pada Ajang Gebyar dan Reward Pajak Daerah Kutim
23-11-2025 00:00:12
Sudirman Latif: Arsiparis Penjaga Memori dan Akuntabilitas Pemerintahan
23-11-2025 00:00:12
Warga Padati Penutupan Festival Pemuda Kreatif 2025 di Bukit Pelangi
23-11-2025 00:00:12
Bupati Tegaskan Pentingnya Arsip sebagai Pilar Good Governance
23-11-2025 00:00:12
Login dengan Facebook
Login dengan Google