Warga Muara Wis Bangkitkan Semangat Gotong Royong lewat Program Padat Karya Desa
Kategory
Advertorial,
13-10-2025 00:00:22
DUTANARASI.COM - Semangat gotong royong masyarakat Desa Muara Wis, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kembali terlihat nyata. Melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) tahun 2025, warga bersama pemerintah desa melakukan kegiatan pembersihan dan pemeliharaan aliran anak Sungai Keliran pada Sabtu (4/10/2025). Kegiatan yang didanai dari program Dana Desa tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui kerja bersama.
Selain menjaga kebersihan lingkungan perairan, kegiatan ini juga bertujuan memperlancar jalur transportasi air yang menjadi urat nadi aktivitas warga Muara Wis. Kepala Desa Muara Wis, Kasmir, mengatakan bahwa kegiatan padat karya ini sepenuhnya melibatkan masyarakat dari berbagai rukun tetangga (RT). Untuk kegiatan pemeliharaan sungai ini, seluruh masyarakat dilibatkan.
Tidak ada yang dikesampingkan. Semua RT ikut berpartisipasi, dan masyarakat juga merasa senang karena bisa berkontribusi langsung untuk lingkungannya, ujarnya, Senin (13/10/2025). Kasmir menjelaskan, kegiatan dilakukan di dua titik utama, yakni aliran anak Sungai Keliran serta jalur pintas Sungai Mhamut menuju Dusun Sepayung.
Di beberapa titik, aliran air sering menyempit sehingga menyulitkan perahu yang melintas. Kadang masyarakat harus saling menghindar saat berpapasan di sungai karena lebarnya sudah berkurang. Dengan pembersihan ini, akses perahu menjadi lebih lancar dan aman, jelasnya.
Sebanyak 12 RT ikut berpartisipasi secara bergiliran, dengan jumlah peserta disesuaikan kebutuhan lapangan. Total anggaran mencapai Rp20 juta, diambil dari pos Jalan Desa dan digunakan untuk konsumsi, peralatan, serta biaya operasional. Anggaran kegiatan ini sekitar Rp20 juta, diambil dari pos Jalan Desa, bukan dari alokasi Rp50 juta per RT, tambahnya.
Selain meningkatkan kebersihan lingkungan, kegiatan PKTD juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat karena para peserta memperoleh upah harian dari hasil kerja mereka. Selain membersihkan sungai, program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga karena mereka mendapatkan upah harian dari kegiatan ini. Jadi selain lingkungan bersih, masyarakat pun ikut terbantu, ungkapnya.
Kasmir berharap kegiatan padat karya seperti ini dapat terus dilanjutkan. Menurutnya, gotong royong merupakan warisan budaya yang harus dijaga karena menjadi kekuatan utama pembangunan desa. Gotong royong adalah warisan yang harus kita pelihara.
Dengan kebersamaan seperti ini, pembangunan desa bisa berjalan lebih cepat dan hasilnya langsung dirasakan oleh masyarakat, tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Muara Wis yang telah memanfaatkan Dana Desa untuk kegiatan padat karya yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Program seperti PKTD ini merupakan contoh baik bagaimana Dana Desa digunakan untuk pemberdayaan sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat.
Kami di DPMD Kukar akan terus mendorong desa-desa lain agar meniru semangat gotong royong seperti di Muara Wis, ujarnya. (Adv/kh)
Tags:
Advertorial
Kategory terkait
Kinerja RT Meningkat Tiga Kali Lipat, Pemkab dan DPMD Kukar Pastikan Kenaikan Honor
24-11-2025 00:00:17
Pemkab Kukar Perketat Transparansi Program Rp150 Juta per RT, Warga Diwajibkan Terlibat Langsung
24-11-2025 00:00:17
DPMD Kukar Pastikan Pelaksanaan BLT Dana Desa Masih Sesuai Regulasi Nasional
24-11-2025 00:00:17
DPMD Kukar Apresiasi Inovasi Desa Loa Duri Ilir yang Raih Juara Nasional Ketahanan Pangan
24-11-2025 00:00:17
Dengan Pendampingan DPMD Kukar, PAW Sungai Meriam Sukses Tetapkan Indra Lesmana sebagai Kades
24-11-2025 00:00:17
Kolaborasi Pemprov Kaltim dan DPMD Kukar Perkuat Pemberdayaan Desa Lewat Bantuan Barang?
22-11-2025 00:00:17
Login dengan Facebook
Login dengan Google