DUTANARASI.COM – Desa Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu, siap mengharumkan nama Kalimantan Timur di kancah nasional. Setelah meraih juara pertama dalam ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kaltim, inovasi unggulan “Rumah Cokelat” akan menjadi wakil provinsi dalam Gelar TTG Nusantara 2025.
“Inilah kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Kukar di tingkat nasional. Semoga bisa meraih juara dan membawa nama baik daerah,” kata Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa DPMD Kukar, A. Riyandi Elvandar, Minggu (4/5/2025).
Dukungan penuh pun mengalir dari berbagai pihak. Riyandi menyebut, pihaknya mendorong agar produk cokelat dari Lung Anai segera mendapatkan hak paten.
“Akan ada kolaborasi dengan BRIDA untuk sertifikasi hak kekayaan intelektual. Ini penting agar inovasi lokal kita terlindungi,” tegasnya.
Sementara, Kepala Desa Lung Anai, Lucas Nay, menyambut tantangan ini dengan optimisme. Baginya, kemenangan di tingkat provinsi hanyalah awal.
“Ini PR besar bagi kami, terutama tim Rumah Cokelat. Kami akan evaluasi semua masukan dari juri dan masyarakat yang telah mencicipi produk kami,” ujar Lucas.
Persiapan menuju ajang nasional, menurutnya, akan difokuskan pada penguatan administrasi, pengemasan produk, standar higienitas, kualitas bahan baku, hingga kesiapan mental tim. Desa Lung Anai juga akan menggelar rapat koordinasi untuk menyusun strategi menghadapi persaingan nasional.
Lucas mengungkapkan bahwa Rumah Cokelat telah melalui perjalanan panjang. Satu tahun lalu, mereka belum siap tampil di ajang besar karena ingin memastikan kualitas.
“Dunia kuliner itu soal selera, dan selera tidak bisa dipaksakan. Kami ingin hadir dengan kualitas yang siap diuji siapa pun,” ujarnya.
Keberanian keluar dari zona nyaman disebut Lucas sebagai kunci kemajuan. Selama proses pengembangan, ia bahkan sempat belajar langsung ke sentra cokelat nasional untuk menyerap ilmu dan menerapkannya di Lung Anai.
“Kami adaptasi semua itu dengan kearifan lokal yang ada di desa kami,” jelasnya.
Kini, dengan semangat inovasi dan kerja nyata, Rumah Cokelat Lung Anai tak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga simbol kemajuan desa berbasis teknologi dan kemandirian ekonomi. (adv/Iam)


