Camat Kembang Janggut, Suhartono.
DUTANARASI.COM – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh warga. Salah satu langkah nyata adalah dengan membuka Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai sarana pendidikan alternatif bagi anak-anak yang putus sekolah.
Camat Kembang Janggut, Suhartono, mengatakan SKB tersebut rampung dibangun pada tahun 2024 dan mulai beroperasi secara resmi pada tahun 2025. Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi bagi masyarakat yang belum sempat menempuh pendidikan formal di jenjang dasar hingga menengah.
“SKB itu baru rampung di tahun 2024, dan mulai tahun 2025 ini resmi beroperasi serta menerima pendaftaran siswa,” ujar Suhartono, Selasa (07/10/2025).
Ia menjelaskan, SKB terbuka untuk seluruh kalangan tanpa batasan usia, khususnya bagi anak-anak maupun remaja yang sempat berhenti sekolah.
Dengan sistem pembelajaran fleksibel, pemerintah berharap SKB mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses pendidikan formal.
“Informasi jumlah pendaftar masih menunggu update dari UPT layanan pendidikan, tapi yang jelas sudah dibuka untuk semua anak yang belum mendapat kesempatan bersekolah,” tambahnya.
Suhartono menilai, keberadaan SKB menjadi wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat kecamatan.
Langkah ini juga sejalan dengan misi Kabupaten Kukar dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.
Selain menjadi pusat belajar, SKB juga diharapkan berfungsi sebagai wadah kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan literasi, pelatihan keterampilan, dan pengembangan karakter.
“Kami ingin semua anak di Kembang Janggut punya kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” tegasnya.
Dengan diresmikannya SKB tersebut, Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut berharap dapat menekan angka putus sekolah dan membuka jalan bagi pemerataan pendidikan di wilayah pedesaan Kukar. (Adv/kh)


